RSS
Galeri

Indahnya Kematian

19 Nov
Lepaskan dan biarkan aku terbaring,
dan jangan biarkan air matamu mengering
Biarkan aku tenang memasuki loka tanpa berpaling,
dan biarkan daku pergi dalam damai tanpa tangisan nyaring.
Biarkan aku istirahat di ranjang ini,
mataku telah lelah melihat dan menjalani,
seperti layaknya hatiku yang telah lelah berlari,
dan akhirnya sampai pada tempat menyandarkan diri…..
Nyalakan lilin kecil dan bakarlah aroma dupa,
dan taburi tubuhku dengan wewangian Puspa.
Basuhlah rambut ini dan wajah serta rupa,
dan biarkan diriku ini pergi dalam hampa.
Tegakkanlah wajahmu tanpa kesedihan,
sebagaimana timbulnya mentari saat fajar menjelang.
Nyanyikanlah lagu masa lalu kita dengan gemilang,
mengiringi kepak sayap – sayapku yang terbang.
Aku hanya menanggalkan bajuku yang kasar,
yang telah usang dan akan terbuang ke dasar.
Aku hanya ingin pergi dan tidak tersasar,
terhantar oleh bara api yang terus membakar.
Pun tali jiwa ku dengan badan telah putus,
Suratma telah menunaikan tugas dengan lulus.
Menguap sudah selaput kulit halus,
sebagaimana uap embun mengisi kabut dengan tulus.
Hapuslah air matamu …..,
dekatilah diriku dengan senyummu….,
sampaikan selamat tinggal bagiku,
yang akan melanjutkan perjalanan baru….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 November 2017 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: