RSS

Arsip Tag: cakra sapta

Cakra sapta dan dewata nawa sangha serta wreastra.. 

Cakra sapta dan dewata nawa sangha serta wreastra.. 

Aum ong om ya namaha.. Namastute samawi namosiva narayana namo buddhi dharmika laksana aum..

Sembahing hyang jnana sidhi mahantraman maha ghana,  maha saraswati brahmika jaya hring prajapatyamha.. Ong parama wisesa sagara byang hyang tinunggal ardenareswarikha ya namah..

Ong hyang parama kawi byang manggali ra tu sinugra ning niang manik mas meketel ong..

Ang ah durgha mayawadi sembah tinuhun winasaya ya papa rogha klesa dukha, nuju Sunya ning dhamma ong

Ong swasyastu

Dalam perbendaharaan bahasa waistra yg disbut aksara delapan belas,  maka dapat dijelaskan juga pada kanda dewata nawa sangha,  smua itu dapat ditarik benang merahNya..

Dijelaskan di atas bahwa nawa sangha adalah dalam huruf urip sa ba ta a i na ma sivaya kemudian ada konsep tentang cakra itu sendiri yg brasal dari kubdalini berwarna merah.. Berturut2 dari purwa timur maka warna dewata nawa sangha adalah..

Putih,  pink (maheswara-mahaswara-mahasunya),merah, orange, kuning,  hijau, hitam,  biru,  shiva nataraja nilakhanta warna warni..

Maka

wp-image-477662886
Dari brahmin brahma maka merah adalah IA maka ngacep ring ida hyang brahma parajapatayam akan menaikkan kundalini.. Disbut juga yama dalam konsepsurya majapahit atau pasupathi dalam Tastra-jnana..

Dari itu maka putih hadir,  dan jua orange hadir.. Sbagai rudra itu adalah energi kasar,  ktika putih hadir maka brsama2 di cakra manipura ktika cinta kasih mengada maka pink warnaNya..warna hyang mahe swara.. Sunya lokhantam.. Atau hyang rudra sbagai sang maha pengadil..

Naik ke atas cakra swadisthana maka ada ida hyang mahadewakhi dan dgn putih juga brsama pusatNya di jantung ulu hati pepusuh yaitu shiva sidha-@nta dan iswaram dewa.. Maka yg memakan dgn cara yg benar,  itulah akan mnjdi sidha anta sang ing tang yang.. Ying yang..

Naik lagi ada anahatam yaitu sangkaram dewam,  tetumbuhan dan jua swayhambu pashudewa.. Pnguasa taru dan hewan.. Di anahata dan wishada.. Maka saat itu intuisi yg bekerja wayu marutyam yg bkeja.. Urip smesta hadir dalam ang ung mang ya namaha dri nafas sbagai guru..

Naik lagi ke wajah inderawi tmpat idep, indera berwarna putih iswara,  disebut juga kalki awataram.. Memujalah IA untuk nilakhantam sama jua.. Ditmpat itu adalah shiva iswara wisnu narayanam.. Maka membentuk ajna juga naik shiva melewati hitam ke sahasraha.. Maka nawa sangha hrus didatarkan vertikal agar urip..

Hitam lmbang kekuatan, (dalam cakra pujamkha) dianggap pnyakit,  namun itu pmbrsihan dan ada putih disana jua sbagai pnyeimbang.. Yinyang itu,  tai chi, ai khi-do.. Maka seorang tabib akan mengelola ini dgn baik..

Dalam Tastra mantr@man ini adalah aksara stula sariram.. Yg boleh diajarkan pada siapa saja,  ktika masuk dasa aksara panca aksara,  maka aguron2itu..

Nya ya adalah tuhan (pasuphati), japa adalah mantra,  ngaba adalah membawa (taksu).. Gama adalah jnana pembelajaran @geman..

La-wa manusia,sa-ta hewan da-ka pandita laku.. Ra-ca tetumbuhan.. Na-ha moksah..

Bisa juga kamoksan ya namaha dibrikan kata tan di atasNya..

Tan hanacaraka-datasawala-magabanga-pajayanya.. Artinya smoga uripNya menjadi ada.. Dalam ketiadaan..

..Ong ra ha yu rahajeng shanti ong..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Agustus 2017 in doa, filosofi

 

Tag: , , , , , ,

Hirarki Maslow serta Juga konsep Cakra.(jga sedikit tentang konsep kehinduan) 

Hirarki Maslow serta Juga konsep Cakra.(jga sedikit tentang konsep kehinduan) 

Om cakra yanathaka…yamyatamaka.. Mahayakundalikha sahasrahanata om.. 

Maslow adalah seorang humanis psikologi dri amerika yg mnemukan teori tentang. Hirarki kebutuhan manusia,  dalam hal ini disebutkan sebagai bagaimana motivasi manusia dalam menemukan sesuatu itu untuk dirinya di khidupan.. Apakah yg menjdi kepentingan dia dalam kehidupan ini, serta mengapa itu mnjdikan dia berkpribadian sprti itu.. 

Pada dasarnya humaniora behavior adalah baginya dapat dipolakan mnjdi sebuah hirarki yg ktika ditarik benang merah,  sangat berhubungan pula sangat erat pada konsepsi yg telah juga ada.. Pola-pola ini bukan suatu kebetulan,  tpi mrupakan sbuah keaktualan pencapaian dari seseorang untuk menjadi sumbangsih besar dalam kehidupan itu sendiri.. 

Hal inilah yg mencerminkan konsep pertama di hirarki itu yaitu self actualisation atau aktualisasi diri.. Yang berada sebagai puncak sesuai juga oleh sbuah kitab torah(atau zabur-sya agak lupa)  yg mnyebutkan.. 

“mereka yg menemukan rahasiaNya adalah para raja-raja dunia” aktualasi terbesar dalam kehidupan diri manusia itu.. 

Para nabi rishi utusan2 saint atau juga para teoritis (untuk sains)  baik sbagai dalam bidang ontologis epistemologis atau aksiologis,  maka sejatinya itu juga sbuah perjalanan mncari kekekalan daya akal manusia itu sendiri.. 

Self realization yg dalam bahasa rishi adalah mengenal atman juga lapisan2Nya serta yg lainNya,  adalah jalan kebebasan pula untuk “melepas” kan suksma dri stula sarira juga “kemelekatan”..Namun masih menginjak bumi.. Ini sbuah tantangan sndiri bagi para pejalan, penikmat, kehidupanNya.. 

Di warna merah adalah bagian yg terbawah dari khidupan dimana menyuarakan tentang basic needs,  seperti juga sandang papan pangan,  yg mnjdi kebutuhan utama dan ktika pada cakra sesuai dgn warnaNya adalah cakra dasar yg memberikan diri agar selalu mengingat tentang itu..Basic needs ini dalam suatu kehidupan yg tanpa sebuah pegangan (baca:moralitas) akan mnjdikan IA sbagai kaum kanibal jua… Namun dalam konsep bahwa manusia adalah yg tak terpisah dari pncarian artha (untuk basic needs itu) hendaknya mampu menguasai diriNya sbagai yg masih mnjadi manusia.. Sang Karmin yg tak akan kekurangan, ktika Ia tetap memiliki kebaikan.. 

Sarsamscya.. Sugra ida wararuci.. Sang dharma sentana tinenten wenten pacang ngarasa ten medue,  makrana Iya madharma lan ring napike iya nenten wnten,  sinah sang dharma sentana ring dije manten lakar metrima ring pasemetonanNyane,  sekadi ida sang tat twam asih asuh waranugraha.. 

Kmudian selanjutnya adalah tentang keamanan diri,  pada dasarnya ini masih brhubungan dgn cakra dasar dan juga cakra orange sacral,  abagai sang rudra.. Pada dasarnya ktika ia melindungi dan dilindungi oleh kedharmaanNya,  maka adakah tempat yg Ia merasa takut?!? 

Sbagaimana laku bubuksah yg mncritakan Ia hendak dimakan oleh harimau (sang shiva bhtra guru)  dan ia memberikan seluruh hidupnya dan dijamu IA sblum siap dimakan,  pada akhirnya IA pun sang bubuksah selamat, tegakah orang yg brniat mnyakiti,  kmudian malah dibrikan ia tubuhnya sndiri?  Bahkan saat ia benar tak ada pun,  apa seorang yg dharma akan mati dan tidak ia dikenang?

Yg lain adalah love belonging,  artinya memiliki dan ingin dicintai sbagaimana Ia disbut dalam cakra anahata dan masuk jga ke cakra solar plexus.. ketakuan akan kehilangan sesuatu itu adalah sbuah kecemasan yg berlebihan,  apa kah yg kita pernah punya? Apa kita pernah punya? Lalu siapa itu yg kita punya? Hidup urip udara teja matahari api dan juga kesehatan (yg prsntase trbesar krna psikologis diri saja).. Smoga kita dikalangan yg brsyukur.. 

Esteem adalah harga diri,  harga diri itu adalah sbuah hal yg tidak krusial sama sekali,  krna saat kita mrasa sbagai sang bhakta (yg pnya kwajiban untuk menjalani titahNya)  maka harga diri adalah kesemuan dan ktkka mngthui bahwa jiwa adalah sesuatu yg dihargai dgn konsep nilai yg sangat berbeda oleh semesta, lalu kenapa risau? 

Srsmsucya.. Singgih patut sane ngapatihike sang jnana niku iya sang dharma sawidji.. Bahwa yg mnjadi plindung jnana adalah sang dharma.. 

Kmudian mnjdi masuk ke wilayah self actualisation,  apa kah sang karmin sang rajendra sang jnanin akan tiada dihargai, ktika mereka membrikan diriNya(manah, rasa-buddhi,  citta acintya, jg ahangkara)  yg IA brikan padaNya.. Lalu IA pun mnjdikan kita Anak2Nya.. 

Apakah itu aktualisasi diri?  Maka itulah bagian cintaNya.. Idealitas yg membahasakan kebahagiaan tanpa batas.. Dgn mmbrikan seluruh diri pada semesta untuk dituntun.. 

Ini sangat brhub dgn cakra ajna lan wisudha.. Jnanin adlah sang guru yg mmbrikan penjelasan.. karmin adalah mengaktualisasikan itu,  rajendra adalah sbuah cara mnuju sanyasinkha bhiksukah..

Akhir kata smiga bahagilah semesta
Salam gwar

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Juli 2017 in budaya, filosofi

 

Tag: , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: