Tag: manunggaling kawulo gusti

Aktualitas Sila Pertama Pancasila..(membungkam intoleransi)..

Sahadja pancasila jaya negara samastha..amin Seperti diketahui bahwa Pancasila adalah bukan sekedar ideologi tanpa makna..Tapi merupakan kendaraan atau wahana untuk mencapai suatu kedaulatan tertinggi berdasarkan moralitas harkat dan martabat manusia sebagai mahluk Tuhan… Tuhan menciptakan menusia dengan keniscayaan serta keadaan yang pelangi,yang berbeda yang bermacam – macam warna apa pun

..Pandangan Universalitas Tuhan Transendensia..

Universalitas, adalah sebuah kata ghaib dan penuh makna yang sejatinya indah.Di mana bahwa dalam rangka waktu yang sekarang ini, dikatakan sebagai sebuah jalan moralitas yang melangkahi kebenaran agama itu sendiri. Namun kata-kata tersebut sangatlah memiliki suatu sifati humanisme yang agung tentu saja. Sebenarnya pun Tuhan adalah suatu misteri yang sangat

Ngiring sesuhunan IDA hyang Kalki Avatar..

Sambhawami yuge yauge.. Hari krushna hari kalkya Hari kalkya hari khrusna Khrusna khrusna hari hari  kalkya kalkya hare hare. Aum Aku datang dari jaman ke jaman untuk menegakkan dharma.. Aku datang dari jaman ke jaman untuk menyelamatkan dharma dari adharma Aku datang dari jaman ke jaman untuk menyelamatkan dunia Aku

Sebuah Benang Merah Nusa Antara…

Aum Tamasoma Jyoitr Gamaya, Mrtyorma AMremtam Gamaya, MahaKsampurna Ya na Namo Swaha Namasiwaya.OM.. Nusa ANtara adalah sebuah negeri yang penuh rasa yang rahasya. Rasa yang menjadikan nikmat2 kejagahtan Hyang Seperti Manik Manik Antarswaha buana. Sebuah bangsa yang kaya yang tiada kekurangan yang selalu akan jaya selamaNYA bagi kepada mereka yang

Realitas Kebenaran…Maujud Apa Itu?

Salam Kebangkitan.. ..Om Paramasiwa,Sadasiwa,SiwaNarayana, Om Namasiwaya.. Maaf kelancangan hamba, ku-persembahkan ini hanya pada-Mu.. Sering mendengar sebuah frase yang Maha, itu seperti mendengar balutan kata “Realitas Kebenaran”. Apa itu sebuah Realitas Kebenaran? Apakah Sebuah fakta tentang idealnya “diri’ sekaligus “dunia”? Atau bagaimana kenyataan di “sini” di dunia dalam bentuk sebagai unit

Mahrifat, Wahdatul Wujud, dan Kamoksan

     Mendengar istilah Mahrifat,  mungkin dikatakan suatu yang asing, namun pada dasarnya adalah sesuatu yang menarik jika didekatkan pada sebuah agama monotheism (islam) sebagai pemilik kata tersebut. Sebuah konsep unik pula tentang arti Manunggaling Kawulo Gusti sebagai sebuah kalimat yang berasal dari istilah “kejawen”. Sebuah kemanunggalan dengan “Gusti”. Tentunya

Neti-neti..bahwa Definisi-Nya tidak dapat dibingkai

Tuhan…Tuhan yang memiliki semesta serta merupakan poros perputaran Sthiti, Utpetti, dan Pralina adalah yang segalanya.Artinya adalah Ia saking besar serta maha luasnya, tidak dapat terbingkai oleh satu definisi mutlak akan diriNya. Dan bahwa Ia yang penguasa, tidak dapat dibingkai oleh sederet kata-kata yang pas. Neti-Neti, bahwa Brahman, Sang Hyang Widhi

Orang Beragama adalah orang Gila (Freud)

Memang benarkah seperti itu? atau apakah berbeda dengan apa-apa yang terjadi di kenyataan? Yaps benarlah bahwa memang orang beragama dikatakan sebagai orang yang neurosis seperti yang dikatakan oleh sigmund freud ahli psikologis penemu psikoanalais. Ada beberapa dasar mengapa orang beragama dikatakan sebagai seorang neurosis : 1. Bahwa orang beragama dikatakan

Berjapa Shiwa pada jaman Akhir(kaliyuga)!!!…

Untuk pertama,disebutkanlah bagaimana bumi terbentuk dan berlanjut dengan berbagai perubahan jaman, menjadi jaman yang sekarang ini. Diyakini pula bagi semua, bahwa jaman ini adalah jaman kaliyuga ..yaitu jaman dengan 75% negatif dan 25% positif.. Hal ini sungguh pun berbeda dengan jaman2 yang lainnya…Jika dilihat satu persatu ada jaman kertha yuga

MAKNA PERINGATAN GEMPA JOGYA “SIJUMLUNGA” JAYA, RAHAYU WIDADA MULYA.

Para kadang sutresna, sebagaimana panjenengan makfum bahwa dalam bulan Mei sebagai momentum “peringatan hari kebangkitan nasional” justru telah terjadi “kebangkrutan nasional semakin massif”, seiring diizinkannya mantan bendahara PD, M. Nazaruddin hengkang ke Singapura oleh para elit PD yang berkantor di Gedung Raky…at pada 23 Mei sehari sebelum pencekalan oleh KPK.

WordPress.com.