Tag: pancasila

Aktualitas Sila Pertama Pancasila..(membungkam intoleransi)..

Sahadja pancasila jaya negara samastha..amin Seperti diketahui bahwa Pancasila adalah bukan sekedar ideologi tanpa makna..Tapi merupakan kendaraan atau wahana untuk mencapai suatu kedaulatan tertinggi berdasarkan moralitas harkat dan martabat manusia sebagai mahluk Tuhan… Tuhan menciptakan menusia dengan keniscayaan serta keadaan yang pelangi,yang berbeda yang bermacam – macam warna apa pun

Realitas Kebenaran…Maujud Apa Itu?

Salam Kebangkitan.. ..Om Paramasiwa,Sadasiwa,SiwaNarayana, Om Namasiwaya.. Maaf kelancangan hamba, ku-persembahkan ini hanya pada-Mu.. Sering mendengar sebuah frase yang Maha, itu seperti mendengar balutan kata “Realitas Kebenaran”. Apa itu sebuah Realitas Kebenaran? Apakah Sebuah fakta tentang idealnya “diri’ sekaligus “dunia”? Atau bagaimana kenyataan di “sini” di dunia dalam bentuk sebagai unit

Sebuah Kebersahajaan Hidup, Sekelumit Kemerdekaan sila ke-5..

Setelah dalam kurun waktu terjajah, kurun situasi yang tidak mengerti telah dijajah, dan apakah suatu “kesadaran” memerdekakan diri ada? atau bahkan memiliki kesiapan memerdekakan alam sekitarnya minimal, karena bukan pemerintah yang mengurusi kita sampai saat ini.  Pemerintah sibuk memberikan dirinya makan, yang padahal sudah kenyang, yang padahal sudah memiliki kendaraan

Edisi Terjajah Episode keempat (-_-”!)-(m)Lawan..

Kita terbelenggu dan kita tidak tahu telah kehilangan jati diri sebagai manusia indonesia. Manusia yg terjebak pada sikap hedonis, individual, dan suka menyelamatkan diri sendiri, tidak berkeinginan untuk berkorban. Bahkan suka mencemooh yg sbenarnya bersahaja, sebagai sifat dan idealnya manusia asli negeri ini. Kita malah terlihat sbagai pahlawan moral yg

Edisi Terjajah Episode Ketiga (-_- i! …(m) LAWAN !!!

Setelah memiliki penyadaran-penyadaran akan penjajahan, maka untuk beberapa kali perlu diingatkan bahwa bangsa Indonesia telah dijadikan kambing perah di wilayahnya sendiri. Yang dibiarkan mencari dedaunan dan dilepas,lalu nantinya dicari susunya dan disembelih. Bahkan tempe, bawang, atau pun beras dan kebutuhan pokok lainnya yang sejogjanya bisa dikendalikan dan diproduksi sendiri, kewalahan

..Kafir, Nastika, Carwaka-Hedonism, Atheism, Agnotism-Kapitalsim,Sosialism,Nusantaraism..

Mengenal suatu tinjauan akan makna, pemahaman serta keberadaan dari berbagai kata-kata yang menuju pada keekslusfian, dan bahkan suatu kebebrokan atas yang bernama mentalitas, prilaku radikal serta filsafati liar dan  hanya memandang kedogmatisan, kegalauan rahysa, kedunguan, serta keberhalaan dunia. Maka dalam paham itu bisa diambil suatu benang merah tersendiri yang membuka

ekonomi yang berspiritual..

ekonomi yang berspiritualkan agama Ekonomi yang berkeyakinan Spiritual “Utopia??” Jika kita dihadapkan pada sebuah kata, &&& atau mungkin sebuah kondisi kritis yang dapat dilihat mata ataukah mungkin juga suatu sejarah akan benda yang berjudul “Uang” maka kata tersebut adalah ekonomi. Terlalu banyak sejarah dalam pembentukan suatu prsepsi tentang ekonomi. Namun

Pancasila adalah penyelamat bangsa…

pancasila dalam benak setiap rakyat,sebenarnya dirindukan oleh segala rakyat Indonesia, bangsa Indonesia..pada saat sekarang, aktualisasi Pancasila adalah sangat sangat sangat kurang dari para pejabat TAIK yang duduk di atas….itu adalah khianat terhadap apa2 yang dirumuskan bangsa Indonesia…..sebagai suatu yang perlu ditelaah secara lebih baik sebagai suatu satuan aksi yang perlu

MAKNA PERINGATAN GEMPA JOGYA “SIJUMLUNGA” JAYA, RAHAYU WIDADA MULYA.

Para kadang sutresna, sebagaimana panjenengan makfum bahwa dalam bulan Mei sebagai momentum “peringatan hari kebangkitan nasional” justru telah terjadi “kebangkrutan nasional semakin massif”, seiring diizinkannya mantan bendahara PD, M. Nazaruddin hengkang ke Singapura oleh para elit PD yang berkantor di Gedung Raky…at pada 23 Mei sehari sebelum pencekalan oleh KPK.

Butir butir Pancasila Sakthiie…

selasa, 28 April 2009 butir-butir pancasila… Ketuhanan Yang Maha Esa 1Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama

WordPress.com.