Tag: puisi kematian

Ketika Tuhan ditawan…

Sembari barisan-barisan ayat dan makna yang berkumandang… Sembari pula terhunuskan pedang yang (disangka) keadilan.. Sembari sebuah kata-kata sakti yang terngiangkan.. Sembari sujud kekerasan hadir di dalam pemusnahan… ——————————————————————————— Dan pada akhirnya, kenerakaan pun menyata pada setiap peraihan.. Yang dikendalikan nafsu amarah keraksasaan dan kedangkalan… Maka pada suatu kehadirat Bhatara Hyang

kematian itu ada…

tak ingin hati berkata diam… biarkan mereka terpisahkan raga…. karena matian hanyalah padam.. jika sang Esa kemana kian luar raga… aku inginkan hanya dunia berjalan bagai biasa… ada matian ada hidupan…maka terbiasalah… hanya neraka dan surga…maka terbiasalah… tapi itu kejam maka jadi terbiasa…. kukumandangkan arah pada dewa kematian… kematian dalam

WordPress.com.