RSS

Arsip Tag: rajas

BAGIAN-BAGIAN SATTWAM RAJAS DAN TAMAS

SEPERTI YANG TELAH DIKETAHUI SATTWAM ADALA INTISARI DARI BUDI, AHAMKARA, DAN MANAS….JADI BUDHI ADALH KEBIJAKSANAAN INTELEGENSIA DAN AKAL MANUSIA, DAN AHAMKARA ADALAH PERWUJUDAN KEAKUAN MANUSIA,EGO MANUSIA,SERTA MANAS ADALAH PIKIRAN MANAH, PUSAT PENGENDALI DARI SEMUA TINGKAH LAKU MANUSIA..

RAJAS ADALAH SEBAGAI PENGENDALI GERAKAN TUBUH.DIA MENJADI PUSAT DYANENDRIA DAN PENGENDALI GERAKAN, KARMENDRYA. DNYANENDRIA (DNYANA +INDRIA, SERING JUGA DISEBUT ADNYANA+INDRIA)UTUK MENGETAHUI KEADAAN DI LUAR TUBUH. YANG TERDIRI DARI DHYANA =KEPANDAIAN,PENGERTIAN DAN IDNRIA=KEKUATAN NAFSU YANG TERDIRI ATAS SROTENDRIA (MANGURIPANG KARNA) TWAKINDRIA (MANGURIPANG CARMA=KULIT),CAKSUINDRIYA (MANGURIPANG MATA)JIHWENDRIA (MANGURIPANG LIDAH) GRANENDRIA (MENGHIRUP HIDUNG)

SETELAH ITU ADA KARMENDRYA (ALAT PENGENDALI UNTUK BERGERAK .YAITU WAKINDRIYA (MENGGERAKKAN MULUT UNTUK MAKAN), PANINDRIYA (MENGGERAKKAN LENGAN), PADENDRIYA(MENGGERAKKAN KAKI)PAYUINDRIA (DUBUR)PASTENDRIA (SEKS DAN KENCING)….

TAMASADALAH PERWUJUDAN KELAMBANAN,KETIDAKTANGKASAN,KEPASIVAN,DIAMTAKBERGERAK.PANCATANMATRA YANG HALUS DAN BUTHA YANG KASAR…PANCA TAN MATRA TERDIRI DARI SABDA(KEMAMPUAN UTNUK MENDENGAR SEHINGGA DIKETAHUI MAKNANYA) SPARSA (KEMAMPUAN UTNUK MERASAKAN PANAS DINGIN KASAR HALUS UNTUK KULIT) RUPA (UNTUK MEMBEDAKAN BENTUK DAN WARNA) RASA (UNTUK MERASAKANRASA PAHIT MANIS ASIN DSB)GANDHA(UNTUK MENCIUM MELALUI HIDUNGDAN MEMAKNAINYA LEWAT PIKIRAN…

PANCAMAHA BHUTA…BAYUTEJA  AKASA PERTIWI APAH….

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Mei 2011 in agama

 

Tag: , ,

kisah semulanya awal sesuatu dunia..

di suatu waktu…
dalam keadaan yang gelap gulita…
beku dingin kelam senyap menerpa syahdu…
hitam legam dan hampa…

mengeruak suatu sinaran wahyu diatmika menguasa…
pada jilatan takdir prakerti dan purusha..
menyatu mengalun syahdu membentuk kekenyalan rahasia…
antara bentuk negatifisme serta postifisme suasana..

dhuaar…menyebut suatu suara..
A U M….
ang ung mang namah swaha…
AUM…AUM…OM…

perlahan geretan-geretan syair-syairnya….
membentuk sifatan sifatan kenyataan …
riak-riak sattwam, rajas , tamasika…

melepas busur-busur kenyataan yang ada…
sattwam nika lekuk kerahasaian dewata…
rajasika mengoyak hakikat raksasa…
tamasika mengalunkan denyut nadi sang hina…

perpaduan guratan sang tri guna…
menyadurkan balutan sinar keduniawian dunia..
bekukan tafsiran-tafsiran kenyataan pada alam fana….

hanya itu…pertama…
maka memanusialah manusia..
berlaku tutur kata laksana raga ….
dari kilauan asmara…

menyatu kembali bersama purusha dan prakerti..

salam gwar…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Mei 2010 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: