Tag: sarasamuscaya

Korelasi antara Catur Warna dan Catur Marga..

Seperti telah diketahui bahwa Warna yang ada di setiap mahlukNYA di bagi menjadi empat yang utama. Artinya adalah itu menjadi bagian tersendiri yang tiada dipisahkan pada kehidupan yang sosial. Dikatakan pula pada manawadharmasastra II-18 : tasmidece ya acarah parampyakramagatah, warnamam santralanam sa sadacara ucyate.. Artinya adalah bahwa Adat istiadat yang

Sebuah catatan Debit Kredit dalam Kehidupan…(setitik tentang karma)

Seperti sebuah siklus akuntansi. hahaha.yaps…sebuah perhitungan yang diketemukan sebelum jaman posmodern ini, bisa juga diberikan suatu catatan penting yang ada pada teori-teori kehidupan (baca:agama) yang sebenarnya masih cukup relevan untuk memandang lebih jauh ke depan serta konsep kekinian. Namun ada beberapa asumsi-asumsi yang patut diberikan sedikit keberpahaman masing-masing. Bahwa asumsi

Ego manusia yang memberi takdir kepada manusia lainnya…

Apa teriakan bermakna?? Di saat menyata pada emosi… Yang lebih besar dari takdir manusia itu sendiri.. Takdir sebagai mahluk budi dharma ??? ——————————————————————- Apa kau bisa membuat mereka yang telah tiada?? Apa kah akan kau katakan, ..ini air mani , mana telurnya?? Lalu siapa itu yang kau takdirkan, Mati?? Siapa

Perwujudan dan Sujud pada Suatu Kekuatan Agung Akhir Jaman “Kalvatar”..

Seperti yang telah kita tahu, bahwa sekarang hari ini esok dan kemarin kita telah menapaki sebuah jaman yang memang sangat berat dan sangat melelahkan, bagi mereka yang benar-benar menjalaninya secara berbudi dharma. Yaitu sebuah jaman kaliyuga. Jaman di mana memang kejahatan (adharma) memiliki lebih banyak pengikut dari pada mereka yang

Saraswati dalam Weda (Hindu)

            Saraswati sebagai dewi di dalam hindu, memiliki peran penting dalam perkembangan serta pemahaman hindu bahkan di dunia sendiri. Saraswati diibaratkan sebagai dewi yang menggambarkan pengetahuan. Pengetahuan yang cantik dan indah seperti paras dewi Saraswati dan keibuan yang melindungi serta mengasuh umat manusia. Dalam reg

Agama Damai di Masa Depan

Agama yang Damai di Masa Depan             Agama sebagai suatu kata yang dapat berarti pedoman seseorang untuk berperilaku, terutama dengan hubungannya kepada Tuhan sebagai pemilik semesta. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama berasal dari kata sansekerta yaitu sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

Pengelolaan serta Pemanfaatan Sampah (Upacara)

Pengelolaan serta Pemanfaatan Sampah Upacara  A.Pola Pikir tentang Sampah (upacara) Saat kita dihadapkan dengan kata sampah, maka yang ada dalam pikiran adalah kata “jijik” dan “kotor”. Hal itulah sebenarnya yang menyebabkan ketidakpedulian terhadap sampah itu sendiri menjadi meningkat. Padahal sampah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri, sebagai sesuatu

Kembali ke Weda

Kembali  ke Weda   Weda pada dasarnya memang suatu kitab suci yang telah ada beribu-ribu tahun yang lalu di dunia ini. Bahkan ada yang mengatakan weda setua bumi itu sendiri.  Terkadang bagi yang awam seperti yang diketahui, bahwa perwujudan pelaksanaan tata upacara terutamanya, mungkin dalam hal bebantenan harus bisa difilosofikan,

Mengendalikan Sad Ripu dengan Sarasamuscaya

Mengendalikan Sad Ripu dengan Sarasamuscaya Pada kalangan Hindu dari dulu sampai saat ini, maka pada kehidupannya kita dihadapkan pada musuh besar yang tak akan lekang oleh jaman. Musuh besar yang selalu mengintip dan menerjang di saat kita lengah akan menjalani kehidupan ini. Musuh yang selalu ada dalam setiap jejak kita

WordPress.com.