Tag: tri guna

Tiga temperamen manusia menurut Mahanirwana Tantra

Om hyang parama kawi namastute..mahatantra ya ja mahe..sweca rahayu sanjiwani..sinampura hring manah..succi buddhi citta ahamkara..dumogi sirna duka larra rogha..om Dalam konsep mahanirwana Tantra, dimana dikatakan adalah bahwa tantra diajarkan layak pada jaman kali ini, maka terdapatlah beberapa konsep tentang sifati manusia yang membedakan satu dengan yg lainnya. Ini adalah tetap

Tiga waktu (sandhya tiga) dan Konsep Tri Dosha..

Om swastyastu.. Saraswati pradnya paramita nitya.. Sanatana suhci ganapatya swaha.. Ekam eva adityam brhman.. Bhur bwah swah papa hning nirmala.. Nama siwa namo buddha ya.. Swaha.. Konsep kala atau waktu adalah suatu wilayah etheris dan wilayah yg akan selalu beradaptasi dgn ruang2 dunia..Ruang yg mmberikan tmpat etheris akasa yang juga

Sivaratri..Malam Memahami Dosa, Menganalisa Maya (Tri Guna)

Sivaratri.. Secara umum, maka sivaratri adalah dikenal malam peleburan dosa. Sesuai dengan cerita Lubdaka yang tidak tidur, dan melempar daun Bila, maka malam ini memiliki suatu energi berbeda untuk memahami dan (mungkin) melebur dosa-dosa yang ada. Sebelum jauh memandang tentang melebur dosa, hendaknya perlu disadari tentang apakah arti dosa itu,

Sad Ripu dalam Bhagawadgita dan Hubungannya pada Maya..

Om saba ta a i na ma siwaya.. Om tryambakam ya jamahe.sugandhim pusti wardhanam.Uvarikmwa Bandanhat Mrtyormuksiyah mamrtat.. Semua ujian ini, Hanya padaMu Aku brsujud untuk diberi kekuatan menyingkapNYA… Sad ripu, adalah enam golongan atau sifati dari diri yang menjadi musuh utama dan selalu menjadi bagian kehidupan sampai itu menuju kematian itu

Emas , Permata, Berlian di “diri” sebagai KesucianNYa

Om sa ba ta a i na ma si wa ya,, Om parama siwa, siwa narayanam , om nama siwaya.. Dharma sastra 74 Yatha caturbhih kanakam pariksitam Nigharsanathadanacchedhatapanaih Tattha catrubhih purusah pariksitam Srutena silena gunena karmana.. Artinya bagaikan emas yg diuji dengan empat cara, dengan batu asah, ditempa, dipotong potong

Sekilas tentang Atman yang Lekat pada Kemoksaan…

— Om sadasiwa, siwa narayanam, om namasiwaya.. Semoga “ini” hanya sembah kepadaMu oh hyang kuasa.. ….Atman…. Mendengar sederet kata atman, artinya adalah bahwa pemahaman tentang itu (atman) adalah menuju sebuah sraddha yang lekat pada 5 dasar keyakinan hindu. Hikayat atau hakikat tentang atman, pada dasarnya adalah sebuah cerita tentang kekekalan

Manusia akan kemana?setelah “Kematian”..(wraspatti tattwa)..

Dunia adalah sementara, semua tau itu. Dan sebagai seseorang yang memiliki suatu kata “yakin” dalam hati, maka Ia akan memberikan kehidupan itu sesuatu warna tersendiri dalam apa-apa yang Ia kerjakan dan laksanakan. Keyakinan itu menjadi sesuatu yang patut dilaksanakan atau diajarkan dalam hidup ini. Lalu tentu saja dalam berbagai yang

batin dan roh dalam diri..

mengenal roh dan batin adalah suatu awal pengenalan terhadap Yang Esa..Batin sepertinya adalah suatu hal halus yang berada dalam diri yang mengalir dan berhubungan langsung dengan Sang Ciptaan Jiwa.. batin mungkin berada di dalam hati yang juga sebagai corong Yang Kuasa dalam memahami apa yang ada di pemelukNya.. pada jaman

kisah semulanya awal sesuatu dunia..

di suatu waktu… dalam keadaan yang gelap gulita… beku dingin kelam senyap menerpa syahdu… hitam legam dan hampa… mengeruak suatu sinaran wahyu diatmika menguasa… pada jilatan takdir prakerti dan purusha.. menyatu mengalun syahdu membentuk kekenyalan rahasia… antara bentuk negatifisme serta postifisme suasana.. dhuaar…menyebut suatu suara.. A U M…. ang ung

WordPress.com.