Kemenangan Atas Musuh Diri (Refleksi Galungan )

Om swastyastu.. Awighnam astu namo sidham Sambhwami yuge yuge Aku datang dari jaman ke jaman untuk menegakkan kebenaran (Dharma).. Menelisik hari raya Galungan yang setiap enam bulannya hadir sebagai tonggak kemenangan dharma melawan adharma. Yang ketika ditelusuri melalui sejarah adalah kemenangan Ida Manik Angkeran Mpu Sangkul Putih yang mampu “menedunkan”

Kama juga Krodha (seri Sad Ripu) dalam Sloka..

Om swaha jagathananata.. Dumogi winasaya papa rogha lara.. Sinampura sinah kidik ngaturang brata.. Hring bhatara dharma nunas karahayuan.. Om swastyastu.. Tulisan ini sekedar memberikan kelengkapan atas sloka tentang sad ripu yg sedianya bisa mnjadi bahan untuk meningkatkan sisi kesadaran atas susila dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu sad ripu tentang kama dan

Matsarya juga Lobha dalam Sloka (Seri Sad Ripu)

Om swastyastu. Awighnam astu namo sidham Ksama sampurna ya namo nama swaha.. Kembali membahas tentang Susila dalam sloka, maka sad ripu adalah pengetahuan tentang kesusilaan itu sendiri. Sebagai enam hal yg hendaknya dikendalikan agar mampu meningkatkan kualitas diri sebagai insan Hindu yg menjunjung dharma sebagai pandangan hidup. Saat ini mari

Moha dan Mada, Kebingungan Kemabukan (Sad Ripu) dalam Sloka..

Om swastyastu, Om awighnam astu namo sidham..Om Puja bhatara dharma ya nama swaha, winasaya sarwa papa rogha klesa..Sarwa prani hitankarah..Om.. Dalam kehidupan yang lahir sbagai manusia ini, tentu begitu banyak berbagai permasalahan yg ada. Di mana itu dapat dianggap masuk dalam konsep karmapala yang agung..Yaitu Sancita Pradbada Kryamana Karmapala..Maka tentulah

Manusia (bukan hewan) yang Beragama

Om Suci Nirmala ya namo namah.. Sirna papa lara rogha winasaya.. Mahacintya hyang murtining shaktii.. Mogi ksama sahmpurna ya namo nama swaha.. Agama dan manusia, Religi dan humanisme, sesungguhnya adalah bagian yg tidak terpisahkan. Agama sendiri pada dasarnya memberikan pemahaman atas kesusilaan atau moralitas yang sejatinya meningkatkan derajat manusia sebagai

Tiga temperamen manusia menurut Mahanirwana Tantra

Om hyang parama kawi namastute..mahatantra ya ja mahe..sweca rahayu sanjiwani..sinampura hring manah..succi buddhi citta ahamkara..dumogi sirna duka larra rogha..om Dalam konsep mahanirwana Tantra, dimana dikatakan adalah bahwa tantra diajarkan layak pada jaman kali ini, maka terdapatlah beberapa konsep tentang sifati manusia yang membedakan satu dengan yg lainnya. Ini adalah tetap

Kekuatan dewata (asta bratha) untuk Menundukkan Sad Ripu..

Meminjam kekuatan dewata untuk menundukkan Sad Ripu.. Sangat perlu diketahui dan sudah dikenal jga secara umum, bahwa kita memiliki enam musuh yg berada dalam diri kita..dan itu sungguh membuat kita bisa menjauh dari sisi kedharmaan itu sendiri..musuh2 itu mengikuti kita selalu, bahkan sampai menuju jurang kematian, dan semoga saja hidup

Jenis moksah dalam kerangka Hindu pada empat jaman yg ada..

Om jagathanatakam maha sidhi widhi ya nama stute.. Om hyang narayana shivanti buddhanti brahma ya prajapatyam pujamkha..om nawa sangha pradnya paramita pujam ..om Disebutkan bahwa dalam keyakinan agama hindu, terdapat empat jaman yg berbeda, yang juga berisikan pemaknaan atau ciri-ciri spesifik atas jaman tersebut..Jaman satya yuga yaitu jaman keemasan dimana

Cetana dan acetana kesadaran dan ketidaksadaran atas manusia dan hewan…

Om pasupatya pujamkha ya namo namaha..agastya ning parwa ya namo namah..sahadjanataka dewarshi pujamkha aum om tat sat.. Cetana acetana..cetana artinya kesadaran..kesadaran yg membuat manusia sadar akan idepnya yg diberikan bhatara hyang untuk mengenal diriNya sendiri, dan juga mengenal atma tattwa, yaitu mengenal sangkan paraningMya..idep itu sendiri yg dianugerahkan kepada manusia

Bhatara Dharma Japa untuk Belajar dan Dilindungi Kebenaran

Om hyang namo nama dharma bhatara pujamkha, pradnya paramita sunya laksana ya namastute, yaksanatakha rajha om Dewa bhatara dharma adalah dewa yg memberikan ruang kebenaran kepada setiap mahluknya, dewa yg mengajarkan tentang kebenaran juga keadilan dan dapat dikatakan sebagai yg menguji iman manusia sejauh mana ia telah menapaki keyakinannya.. Dalam

WordPress.com.