RSS

Arsip Kategori: persatuan negara

Tri murti dalam sang AstaBratha.. (Bhgawnta wrspatti pada Laksmana Nusantara raya) 

Tri murti dalam sang AstaBratha.. (Bhgawnta wrspatti pada Laksmana Nusantara raya) 

Om jagatha pujam natha laksana.. Sang Wibhu sadhuti Maha Krya jihwan mukta.. Jnanisidha murthanambhawasya nusantaram mantruma jayalaksanam.. Om sadhu sahanti rahayu shanta.. Sang Bhagawnta Wraspatti inucap jnani nuju Sang Nusantara Laksamana (kepada sang Nusantara Laksamana sbagai panglima bahwasanya ini diberikan oleh bhagawanta wrspatti) 

Tri murti juga adalah konsep sifati yang sangat luas mencakup semuaNya semesta loka dalam wujud dewata illahiah apa pun itu.. Karena dasar utama untuk menjugakan bahasa dalam keseharian, akan selalu menuju pada suatu citta yang sesungguhNya acintyam,  namun menuju pada makna mengadabkan kebudayaan sebagai sang mahantra nusantara samastha raya.. Tri Murti sendiri adalah bagian yg sangat-sangat menjadi tidak terpisahkan dari keberadan Hyang Esa itu sendiri..Yang mencakup satu pemaknaan hidup,  proses, dan akhir itu sendiri.. Dan tiada pun yg bisa terhindar dari pemaknaan itu ketika bicara tentang sang hyang Esa (Eling-Sujud-Asa).. Ketika eling maka bersujud kemudian kembalikan pada AsaNya… 

Kembali pada Yang Esa dan juga pada makna fungsiNya sbagai Tri Murti,  maka masuk Pada fungsi Penciptaan, Pemeliharaan,  dan Peleburan itu sendiri.. Penciptaan adalah Oleh (A) brahma, kemudian Waisnawa (wisnu), dan Shiva (Is(a)wara)..dalam konsep Huruf suciNya yaitu AUM,  ang ung mang.. Utpeti sthiti pralina.. Pencipta penelihara pelebur.. 

Kemudian dalam pemaknaan lainNya maka muncul konsep GOD.. Yg berarti pada Generate,  Operating,  and Destruction.. dalam hal ini dapat diartikan sebagai membentuk-memulai-mencipta, Pemrosesan-pemeliharaan,  Peleburan-keadaan penghancuran- prngakhiran.. Tentunya ini adalah sebuah keberpahaman yg mudah namun sungguh mendalam dan mmbuat kemahardikaan bagi yg mau memahami itu.. 

Selain itu dalam konsep bahasa lainnya(baca:agama berbeda)  yg juga mengejawantahkan Tuhan, maka dalam agama samawi dapat dikatakan sebagai Yahweh Allah atau maujud NabiNya serta rasulNya.. Tentu yang dapat disimak adalah tentang konsep AsmaNya yg tersebar menjadi 99 nama Indah. Bagi sya pribadi ini sungguh mnyenangkan (seperti juga memahami agama lainNya)  ketika menelaah satu2 tentang semestaNya.. Pada kecakupan nama2 itu sendiri.. Untuk pemaknaan dari Allah itu sendiri,  maka dapat disimak Al Khalik-Al Muaimin-Al Akhir.. Dan ketika juga disimak pada kata SAW yg bermakna Sal allah aWaalhi Wassalam.. dalam bahasa pribadi saya mnyatakn Sal allah-Bermula dari Allah, Walahii (Disampaikan para Wali) dan Wassalam menuju pada AkhirNya.. Dalam hal ini berharap ke depan mnjadi sebuah kedamaian jua,  bahwa ada kabar baik buat semuanya dari keluarga rasul,  itu mgkin makna scra nyata yg ada..  Tentunya ini juga sesuai pada pembendaharan kata AUM,  GOD, SAW dan menuju pada KeESAan itu sendiri.. Eling-Sujud-ke Asa Nya.. 

Dalam eling itu maka terbersit perbendaharaan IA sang sadhu Satria Piningit atau Ratu Adil yg memiliki sikap sifati dari ramayanam tentang konsep Astabratha.. Astabratha sendiri adalah sifati Dewa pada Manusia itu sendiri, dalam hal ini Agni(api),Baruna(samudra),Chandra (Bulan), Indra (Hujan berkah),  Kubera (kesejahteraan), Surya(matahari), Wayu (Angin), Yamadipati (Adil-Penghukum)..

Silakan cek disini untuk lebih detail.. 

https://linggahindusblog.wordpress.com/2012/12/06/dewa-yang-memanusiakan-dirinya-konsep-astabrata/
Untuk memahami dimana mereka konsep sifati AUM GOD SAW..  Maka bisa dipahami sebagai berikut adalah bahwa Ang Generate – AwalnyA dari Allah adalah Penciptaan yg berisikan pemaknaan Agni Surya… Lalu kemudian Ung-Operate-Wali sbagai pemelihara pemaknaanNya adalah sebagai sang baruna, indera, kubera.. Dan Juga sebagai Sang Mang pelebur-Destructif-Wassalam (mengakhiri dgn kemenangan)  adalah Wayu serta Yamadipati.. maka betul tentunya merupakan kebahagiaan ketika dimengerti.. 

salam nusantara jaya Raya.. 

Gwar.. 

 

Tag: , , , ,

Sebuah Benang Merah Nusa Antara…

Aum Tamasoma Jyoitr Gamaya, Mrtyorma AMremtam Gamaya, MahaKsampurna Ya na Namo Swaha Namasiwaya.OM..

shiva anataraja

Nusa ANtara adalah sebuah negeri yang penuh rasa yang rahasya. Rasa yang menjadikan nikmat2 kejagahtan Hyang Seperti Manik Manik Antarswaha buana. Sebuah bangsa yang kaya yang tiada kekurangan yang selalu akan jaya selamaNYA bagi kepada mereka yang Yakin dan Percaya…

Nusa-Antara sebenarnya adalah benua yang indah dan melenyap sirna, namun akan ditunggu-tunggu kedatanganNYA selalu. Bagaimana di Nusa-antara dahulu kala, adalah sebagai wilayah yang penuh kesemestaan dan keagungan dari ilahiah, baik sebagai bapa angkasa atau baik bagi ibu parthiwi..Seperti dahulu MAhenjo Darro Ibu pertiwi, lalu menuju sarkophagus,dan wilayah-wilayah angker namun bersahadja di situs2 purba-khala di seluruh nusa-antara..

Tidak dipungkiri jaman ini adalah jaman dimana hedonisme adalah hal biasa, dimana kaum carwaka meraja-lela dan merupakan yang biasa saja ketika melihat keterikatan dari maya dunia. Dan ketika itu tidak dicari dengan cara paling bijak dan paling bajik, hanya akan membebani keturunan sampai bahkan ketujuh turunan..Kenapa harus tujuh?, karena itu sekitar 500 tahun..(dipersilakan menghitung sendiri)…Tetapi 500 tahun hanyalah sekejap seperti 5 menit brahman…

Terlepas dari itu, maka jaman akhir telah dikatakan diramalkan dan disejogjanya diyakini, dipercayai..Dan terkadang hendaknya di paksakan kepada mereka yang berada di alam bawahan yang terkena kendali mahya dunia (sattwam rajasikam tamasikam)..namun itu adalah kesunyatan ketika utpeti sttiti pralina menjadi bermakna oleh karena pengaruh triguna tersebut..Dan hanya pedang kebajikan pedang kebangkitan pedang kebijaksanaan, mampu mengendalikan maya dan menghancurkan semua yang tidak sejalan dengan maya di dunia satya yuga dan kertha yuga.

Lihat dilink ini :

https://linggahindusblog.wordpress.com/2012/10/29/perwujudan-dan-sujud-pada-suatu-kekuatan-agung-akhir-jaman-kalvatar/

https://linggahindusblog.wordpress.com/2014/03/16/realitas-kebenaran-maujud-apa-itu/

https://linggahindusblog.wordpress.com/2009/07/11/bagaimana-beliau-bisa-banyak-nama/

Dan sebuah keniscayaan akan kebenaran, ketika melihat bagaimana dahulu seperti ramalan sabda palwan noyo genggong oleh brawijaya dan kisah mereka..Ketika itu brawijaya memiliki dua penasehat yaitu Dang Hyang Smaranatah (hyang semar) dan Sasuhunan Kalijaga…Mereka adalah sabdo palwan dan noyo genggong…Dan ketika kutukan pastu itu terjadi, maka lenyap sabdo palwan dan masuk ke dalam alam bhur bwah dan swah… Keitka itu muncul pula Sang Mahesa Jenar, yaitu yang langsung mampu mendalami keislaman sampai rahasia mahrifat.. Dan Beliau dijuluki Syeh Sthiti(waisnawa saktya) Jenar. Beliau tidak lain dan tidak bukan adalah Anak dari Sabdo Palwan itu. Banyak kisah waskita dan kesahajaan Beliau.. Dan akhirnya setelah usai di jawa, Beliau menuju Bali sebagai penyebar agama tirtha, lalu sampai ke lombok sebagai penangkulturasian sinkretis islam watu telu…Dan begitu pula akhirnya moksah IDa di wilayah uluwatu..

Sabdo Palwan sendiri identik dengan Kewaskitaan Nabi Nusantara yaitu Nabi Khidir. Yang memiliki kemampuan menghentikan Kala (waktu), memiliki kemampuan untuk menyerang dengan PanjakNya kasat mata (baca : dibali adalah Ida Ratu Niang – Sakti dari Dang Hyang Dwijendra, Di laut selatan Ratu Kidul)…Dan begitu lah ketika memang sudah saatNya pralaya,maka sesungguhnya yangterjadi adalah:

Bhwadgita ..

Bagaimana dikatakan ketika dunia pada cengkraman adharma (kebiadaban, kejahatan, kekerasan, kehilangan sifat manusia) telah bertambah, Maka Aku akan datang dari jaman-ke jaman menegakkan kebenaran (dharma,kebaikan, kebijaksanaan, kebajikan–universal) dari cengkraman Adharma…

(sambhwami yuge-sambhawi yuge)

Itu akhirnya bagaiman surga neraka ada di alam sana adalah benar adaNya.

Baca :

https://linggahindusblog.wordpress.com/2012/12/24/manusia-akan-kemanasetelah-kematian-wraspatti-tattwa/

Dan moksartam jagaditham satya ning LAku sabda manah, Maujud hring Ya ca Iti DHarma, mrityorma Amrtam Gamaya..Ksama sampurnah Ya namo nama swaha..

om Santi om

Om rahayu om

om Raharja om

Om awignamastu namosidham…

..Santi santi rahayu rahsya sahadja..

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Edisi Terjajah Episode keempat (-_-”!)-(m)Lawan..

Edisi Terjajah Episode keempat (-_-”!)-(m)Lawan..

Kita terbelenggu dan kita tidak tahu telah kehilangan jati diri sebagai manusia indonesia. Manusia yg terjebak pada sikap hedonis, individual, dan suka menyelamatkan diri sendiri, tidak berkeinginan untuk berkorban. Bahkan suka mencemooh yg sbenarnya bersahaja, sebagai sifat dan idealnya manusia asli negeri ini.

Kita malah terlihat sbagai pahlawan moral yg penerapannya jauh dari moral itu sendiri. Kita bangga, tapi kita lupa pada siapa seharusnya kita. Intervensi asing jelas sudah masuk dengan secara langsung atau tidak langsung disadari atau tidak. Apakah salah dari seorang pemimpin, atau keseluruhannya?? Yang pasti kebebasan liberalis yg kebablasan merupakan wajah kita semua. Yang kuat yg menang, yg tidak kuat ya ga layak hidup. Begitukah.

Sebentar lagi ada ajang untuk mncari tampuk pemimpin, memilih yg tepat, atau melanjutkan pembodohan ini? Wakil wakil rakyat itu apa berguna, atau apa memang ga ada gunanya??Siapa yg mereka wakilkan. Pribadi golongan atau sekelompok kecil manusia, yg pasti bukan rakyat banyak faktanya.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.

Hak dan kewajiban yang sama. Seperti juga benar, namun harusnya korupsi sampai ke kalangan bawah sampainya. Dan dengan pula berebutan seperti bantuan langsung dan bagi bagi sembako. Jika ada yang meninggal itu resiko, nah yang memberikan kan tidak punya kewajiban atas nyawa yang lenyap. Yang penting hak sudah diberikan, beres. Yang pasti pajak yg dikumpulkan sudah semestinya jadi jalan raya. Kalau tidak ada jalan raya ya jalam pribadi yg berhak boleh.

(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.

Kehendak apa yang dipaksakan, semua iklas ,menjalani kenaikan bbm, menjalani kenaikan harga sembako, menjalani kenaikan lpg. Toh memaksaka kehendak pada pemerintah pula tidak layak. Mau apa yang dipaksakan, cuma menunggu tanggul yg semakin tinggi meninggi dan rumah yg telah lenyap. Ah iklas kok. Mending memikirkan sepak bola indonesia dgan paling dulu angkat tangan sebagai pencetus pembaharu kemenangan.

(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.

Musyawarah sudah dilupaken. Demokrasi model liberal barat yang sedang  naik daun. Biaya tingga dan akan dikembalikan pda saat terpilih adalah bagian dari mekanisme masuk kantong,BEP, kembali modal. Politik pedagang. Kapan untuk merealisasikan ucapan? Itu nanti setelah dipilih kembali. Jadi semua yang dilantik itu lebih setia sumpahnya pada “pocong” daripada hyang kuasa saat sumpah jabatan dulu. Eh beneran sudah sumpah??

(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Kepentingan bersama,..bersama teman satu partai, bersama teman satu keyakinan, bersama teman sama satu kampung,…kepentingan indonesia ya setelah yang akhir di  nomer paling belakang.

(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.

Hati nurani yang luhur itu adalah sebanyak berapa amplop yg diperlukan saat ini, dihitung sesuai dgan jumlah penyumbang terbanyak. Dan hubungan nurani sudah luntur dari tidak berlakunya sumpah kepada (siapa ya tadi)..akal sehat saat ini ya tidak ada, mngkin disesuaikan dengan slogan amerika yg tepat. “IN GREED WE TRUST”

(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.

Ini butir terpenting dari semua. Moralitas yang tidak sesuai dengan hati nurani tuhan, hanya akan menghancurkan. Menghancurkan harkat dan martabat manusia. Jika hancur, bagaimana cara mempertanggung jawabkan kepada hyang kuasa.?. Jelas pula kebenaran dan keadilan tidak ada. Bagaimana mau melindungi bangsa dan warganya. Karena jika tidak bisa trlindungi dan hak dirampas, ya menunggu bubar NKRI ini. Mau tau kapan itu?

(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan

Ini butir tidak usah dibahas. Mending saya percaya pada anjing saya bahwa bisa menjaga rumah dengan baik, percaya sama sapi saya nanti hari raya bisa disembelih. Tapi saya masih percaya tuhan, kalau suatu saat nanti manusia akan bisa dipercaya di atas tampuk pimpinan sana..

Gwar….jan 2014

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Januari 2014 in ekonomi, pancasila, persatuan negara

 

Tag: , , , , , ,

Pancasila tidak Memakan Dirinya sendiri

20131002-004203.jpg

Memperingati hari kesaktian pancasila, yang jatuh pada 1 oktober ini, maka terjadi sedikit keterbingungan akan makna-makna yang seakan-akan seperti perlu tersingkapkan kabut yang tebal. Benar jelas bahwa terjadi sebuah revolusi atas keterjadian yang menghilangkan nyawa-nyawa dari beberapa jenderal serta beribu-ribu nyawa lainnya. Yang menjadi lebih aneh adalah ada suatu kata Tuhan dan tidak BerTuhan yang akhrinya mereka mati dengan kejam dan sia-sia bagi mereka dan menguntungkan bagi yang lainnya..

Jika benar karena kata tidak berTuhan, tentunya pengertian hati yang BerTuhan itu sama sekali tidak ada. Penyiksaan, penganiayaan dan pelan-pelan menuju kematian adalah bukan suatu yg dinamakan BerTuhan. Atheis atau yg dikenal tidak percaya Tuhan, apakah sama dengan sesuatu yg disebut komunisme. Komunis yang secara mudah disebutkan oleh Karl Marx adalah semata-mata gerakan untuk menyeimbangkan kaum proletar dan kaum kapital. Adalah suatu perbudakan jika tidak ada suatu pembelaan atas kaum-kaum pekerja dari ketidakmanusiawian pemilik tanah, modal. Dan itu jauh dari ketidakberTuhanan, bahkan tidak ada hubungannya sama sekali. Lalu mereka membunuh untuk siapa??Berpikir seperti apa saat itu di “atas ” sana. Ini tuhan kubawakan kepala yang tidak mempercayaimu…absurd…

Berhubungan dengan kata-kata Nasakom, yang juga disabdakan oleh proklamator Soekarno, adalah berhubungan sangat erat dengan ideologi pancasila. Nasionalis, Agamis, Komunis..bagaimana bisa itu bersatu, dmana agamis dan komunis bersebrangan??Masalah utamanya adalah tujuAn…Agamis adalah keberagamaan yang beragam yang TIDAK bertujuan berseberangan dgN yang lain. Tapi sebagai pembentuk moral,etika, dan terutama budi pekerti yang luhur, Lalu Nasionalis apakah bertujuan berperang dengan Agama dan Komunis??tidak jelas, tapi melindungi ancaman dri luar serta memperkuat rasa menjadi seorang indonesia.Tanpa itu maka devide at impera yang sampai sekarang masih dilaksanakn penjajah, akan tidak terlaksana. Lalu komunis itu apa tujuannya? Karena tidak mendarah dgingnya Ia, maka sekarang materi serta uang dan hendonistis, konsumtif merajalela. Diperbudak oleh kapitalisme, liberal, dan kita dininabobokan dengan banyaknya kenikmatan yang semu.Keinginan tiada batas, dengan kebutuhan yg kita tidak tahu apa itu??Candu itu adalah muka topeng dari duniawi yg jauh dari sikap keTuhanan yg sederhana dan bersahAja. Dan kita menikmatinya..

Lalu jika dengan pancasila, maka Nasionalis adalah bagian dari sila ketiga, trmasuk demokrasi sila kempat. Kemudian Agamis adla bagian sila ke pertama dan masuk ke budi pekerti sila kedua. Dan komunis dari utopianya adalah tujuan akhir sebuah kesederhanaan dan kebersahajaan dari kaum nusantara pemilik negeri indonesi ini. Jadi dengan berbagai gambaran itu, maka dapat disimpulkan pancasila itu tidak akan memakan dirinya sendiri yang berasal dari nasakom tersebut itu. Adalah kekeliruan besar untuk memperingati revolusi dengan menertawakan pancasila yang sungguh dikhianati..

Salam
revolusi belum usai..

Gwar okt 2013

 

Tag: , , , , ,

Edisi Terjajah Episode Pertama…(-_-!I ~[m]..

L.A.W.A.N...!!!

L.A.W.A.N…!!!

 

LAWAN…!!!

Kita sudah merdeka. Iya itu adalah benar, namun terkadang bisa dikatakan benar yang abu-abu. Semua pasti sepakat bahwa memang belum bisa suatu negeri Indonesia dikatakan sebagai suatu negeri yang merdeka. Namun apakah tujuan utama dari suatu negara Indonesia itu sendiri? Ataukah bagaimana sesuatu yang dikatakan ideal dalam suatu individu, suatu lingkungan keluarga, sampai pada suatu lingkungan masyarakat, dan terakhir adalah keidealan dari suatu wilayah kenegaraan. Sampai pula bagaimana Indonesia mampu menjadi negara yang ikut memberikan sepak terjangnya di dunia itu sendiri.

Di saat ini yang penuh dengan carut marut negeri, sebenarnya sudah sangat jauh dari idealnya mimpi-mimpi dari pendiri negara yang katanya indah ini. Peristiwa kekerasan, peristiwa SARA, atau pun kebobrokan dari aparatur negara sampai pula dengan birokrat-birokrat yang membudaya hingga ke terkecilnya. Mungkin jika dibandingkan dengan penjajahan pada saat Belanda serta Jepang dan penjajahan lainnya, sebenarnya Indonesia telah diberikan keluwesan atau kebebasan untuk membangun dirinya menuju suatu tujuan indah itu sendiri. Apa tujuannya? Apa pembatasnya? Bagaimana penerapan(etika)nya? Yang terpikirkan mungkin hanya satu bagi saya (kami)(kita), yaitu Pancasila.

Dengan satu kata sebagai ideologi Bangsa itu, sebenarnya kita sudah bisa melacak apa-apa yang tidak pas dalam kenegaraan dan berbangsa ini. Mari kita lihat dan selidiki dari Pancasila sila pertama dari detail-detail butirnya.

1.Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaanya dan ketaqwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dari sini disebutkan bahwa Bangsa Indonesia percaya dan yakin kepada TYME beserta taqwa, artinya adalah tidak ada ruangan dari paham “ketidak percayaan dan keyakinan” thdap TUhan di bumi ini. Dalam arti tegas “NO Atheism” Titik. Tapi diberikan ruang lain bagi seorang atheis yang mengarah pada agnotis dan menuju suatu keyakinan tersendiri tentang yang Kuasa.(bisa dibaca dibagian bawah)

  • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

Butir ini adalah yang terpenting, kepercayaan dan taqwa itu sudah seharusnya, namun didasari oleh kemanusiaan yang adil dan beradab (sila kedua). Yang berarti bahwa, jika bertemu seorang yang tidak percaya atau yakin, maka berkewajiban untuk memberikan pemahaman dengan BIJAKSANA kepadanya. Jangan menggunakan cara-cara bunuh, siksa, perkosa, ancam, intimidasi (BSPAI) yang tidak sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradab tersebut. Kata-kata capslock artinya anda harus seperti itu, jika belum maka anda masuk dalam ruang BSPAI. Hal ini termasuk pada jajaran Fundamentalis Agama serta kaum Misionaris brutal.

  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama anatra pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Maka setelah bisa menjalankan itu, dilanjutkan dengan sikap-sikap toleransi antar pemeluk dan penganut kepercayaan yang berbeda2 tersebut hingga terjalin suatu kerukunan yang menjadi modal untuk membangun sebuah negeri indah yang diimpikan. Pelangi di Indonesia lebih baik dari pada Merah saja atau kuning saja yang bisa bikin eneg serta mual berkepanjangan.

  • Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
    menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Dan pada suatu kepercayaan serta keyakinan, maka hubungan itu termasuk suatu kebebasan tersendiri dan dilindungi oleh negara. Jika dilihat fakta yang mengenegkan, kebebasan ini masih dirongrong oleh suatu pemaksaan serta pembenaran diri sendiri, dengan tidak melihat masalah pribadi kepada yang Kuasa. Artinya mem (BSPAI) dilarang serta merupakan musuh negara. Kembali ke penjelasan di atas, maka wajib untuk yakin dan percaya, namun pembelajaran bagi yang belum percaya atau belum yakin, dilakukan dengan cara-cara yang bermartabat serta berkemanusiaan sesuai dengan Adil serta beradab. Bunuh dan kekerasan bukan alasan, negara berkewajiban melakukan penangkapan serta memberikan rasa aman. Jika tidak (baca:biasanya tidak) maka negara telah lalai dalam melindungi rakyatnya untuk memiliki keyakinan yang pribadi terhadap TYME.

  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaanya masing masing

Yang ini no need to explain. Fakta yang ada, bahwa kebebasan menjalankan ibadah tidak digubris oleh beberapa pihak. Sekehendaknya diliat, ditelaah, dibijaksanai. Sebuah buku yang berbeda mungkin menambah pengetahuan bagi yang sudah baca buku yang berbeda. Atau buku dengan sampul sama, mungkin pula ada perbedaan. Tapi manusia itu berbeda kodratnya kan.

  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

Yaps untuk yang terakhir ini, adalah suatu pembahasan atau wilayah missionaris. Jadi tidak ada istilahnya pemaksaan kepada manusia lain untuk memeluk atau meyakini agama atau kepercayaan tertentu. Kata yang menjadi kunci adalah PAKSA. Intinya boleh memberikan suatu pemahaman terhadap agama, bebas berpindah ke lain hati, namun tanpa todongan pistol, celurit, atau gorok leher dan lemparan batu serta pembakaran rumah.

Jadi Dapat disimpulkan adalah penjajah dari negeri yang diimpikan indah dan damai ini adalah kaum FUNDAMENTALIS anarkhis, serta kaum MISSIONARIS yang menghalalkan segala cara.

Yang lebih baiknya adalah bagi negara beserta aparatur dan bangsa lainnya yang menjunjung kemerdekaan itu sendiri,  menjaga serta mengamankan kebebasan, serta toleransi, begitu pula ketaqwaan TYME yang ada.

sumber data:

http://ideologipancasila.wordpress.com/butir-pancasila/

http://id.wikipedia.org/wiki/Fundamentalisme

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 17 September 2012 in budaya, pancasila, persatuan negara

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Kau hanya mengkritik tanpa solusi//??

bau aku akan mulutmu….
hanya bisa kritik tanpa solusi…
pemerintah begini negeri ini begitu….
muak aku lihat muka mu insani…..

seberapa jauh kau menganyam pendidikan…….
tak adakah otakmu isi untuk memberikan solusi…
pakem-pakem otak kosong lamban….
tapi ternyata kau masih pantas hidup di dunia ini….

untuk mendidihkan darahku….
untuk membakar semangatku…..
bahwa kaulah sebenarnya harus dijajah olehku….
dasar tukang tipu tak tahu malu…..

muak dengar ocehan-ocehan itu…
memang aku hanya ingin puji….
karena aku sudah melewati bangunan kritikan ini…..
ga perlu bau najis babimu itu….

bukan kamu pengeritikku…..
tapi pengeritik negeri ini…
kalo mau lihat hasil karyaju…..
pada blogs ini…

kuharap jangan tong kosong nyaring bunyi….tapi sayang
ambil mulutmu bawa pulang…..
kau hanya sampah sampah yang bisa bersuara lantang…
tapi kau hanya pantas kutendang….

http://economicslaterreview.blogspot.com…

 
 

Tag: , ,

 
%d blogger menyukai ini: