RSS

Arsip Harian: 1 Juni 2011

Pancasila adalah penyelamat bangsa…

pancasila dalam benak setiap rakyat,sebenarnya dirindukan oleh segala rakyat Indonesia, bangsa Indonesia..pada saat sekarang, aktualisasi Pancasila adalah sangat sangat sangat kurang dari para pejabat TAIK yang duduk di atas….itu adalah khianat terhadap apa2 yang dirumuskan bangsa Indonesia…..sebagai suatu yang perlu ditelaah secara lebih baik sebagai suatu satuan aksi yang perlu diamanatkan kepada rakyat….

serbuan kapitalisme,Neoliberal, Materialism sangat-sangatlah rawan untuk menghancurkan bangsa….hal ini sekehendaknya diperhatikan,kita hidup dalam jajahan mereka…benar-benar dalam jajahan mereka….

Semua pejabat hanya inginkan kekuasaan…muak dengan tingkah laku para tikus-tikus berdasi…..janjikan wahai sobat bahwa kita akan melawan mereka semua….dan pancasila inginkan REVOLUSI….jangan pernah lari dari tanggung jawab….

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2011 in filosofi

 

Tag: ,

filsafat karmaphala sebagai suatu pembatasan diri

sebagai suatu bagian dari lima kepercayaan HIndu (panca sradha), maka karmaphala adalah hal penting yang sangatlah bermakna…kita tidak bisa mengelakkan apa itu pahala atau suatu hasil perbuatan…jadi dengan itu maka suatu perbuatan harus dipikirkan dengan sedemikian rupa agar pahala yang diterima itu adalah hasil yang baik….

dari pernyataan itu dapat terlihat bahwa pembatasan diri terjadi…dan sebagai suatu pedoman akan laksana yang ada bagi manusia atau umat itu sendiri…Pembatasan diri dari apa2 yang dianggap buruk dan dianggap baik…karmapala adalah bagaimana hal itu bisa menjadi suatu pembatasan terhadap diri untuk lebih menjadi suatu perbuatan yang baik akan menghasilkan yang baik pula nantinya…

sama seperti Islam dimana ada surga dan neraka sebagai bagian dari hasil apa-apa yang mereka terima di akherat nanti, maka dalam hindu cukup satu saja sebagai pembatasan diri, dimana perbuatan baik akan menghasilkan suatu yang baik dan bisa dikatakan surga dan apa apa yang disebut buruk, maka menghasilkan suatu buruk raga di hasil nantinya..

Dalam Sarasamuscaya 74 ada dinyatakan: mamituhwa ri hana ning karmaphala. Artinya. Percaya akan kebenaran ajaran Karmaphala. Dalam sloka Sarasamuscaya ini dinyatakan ada tiga pengendalian prilaku pikiran.

Namun jika ditilik lagi, apakah yang dihindari dari sisi karmaphala agar mendapatkan yang baik, maka timbullah bagaimana manusia memiliki 6 musuh dan 6 kemurkaan yang pantas dihindari….Hal tersebut terdapat pada bilangan ini yaitu sad ripu dan sad atatayi…

Sad Ripu adalah enam jenis musuh yang timbul dari sifat-sifat manusia itu sendiri, yaitu:

  1. Kama artinya sifat penuh nafsu indriya.
  2. Lobha artinya sifat loba dan serakah.
  3. Krodha artinya sifat kejam dan pemarah.
  4. Mada artinya sifat mabuk dan kegila-gilaan.
  5. Moha artinya sifat bingung dan angkuh.
  6. Matsarya adalah sifat dengki dan iri hati.

Sad Atatayi berasal dari bahasa Jawa kuno (Kawi), terdiri dari dua kata yaitu : “Sad” artinya enam, dan “Atatayi” artinya kejahatan. Jadi sad atatayi artinya enam kejahatan yang dilarang Agama Hindu yaitu :

  1. Agnida: membakar rumah atau milik orang lain, meledakkan bom, termasuk membakar dalam arti kias yaitu memarahi orang sehingga orang itu merasa malu dan terhina.
  2. Wisada: meracuni orang atau mahluk lain.
  3. Atharwa: menggunakan ilmu hitam (black magic) untuk menyengsarakan orang lain.
  4. Sastraghna: mengamuk atau membunuh tanpa tujuan tertentu karena marah.
  5. Dratikrama: memperkosa, pelecehan sex.
  6. Rajapisuna: memfitnah

Oleh karena hal itu yang menyebabkan karma buruk, maka sekehendaknyalah dihindari dan dijalani apa-apa yang menjadi kebalikannya..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2011 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , ,

Acintya bagaimana IA tiada terpikirkan..

Bagaimana Tuhan bisa terpikirkan??adalah suatu yang mustahil untuk dilakukan selama kita dalam pencarianNya..yang kita dapat singkapkan adalah bagaimana Tuhan itu memberikan ijin pada kita untuk menyimbolkannya sebagaimana ia tersimbolkan dengan alam semesta ini…

 

Tuhan dalam simbolnya dalam Hindu terdiri dari berbagai nama-nama Indah…Sang Hyang WIsnu, sebagai pemelihara dengan berbagai namaNya yaitu pula Narayana, Vasudewa…dan ada pula sang Hyang Brahma sebagai pencipta yang bisa disebut sebagai penguasa Api, sang Hyang Agni…serta pula Sang Hyang SIva sebagai pelebur dosa-dosa manusia yang biasa juga disebut Rudra, Mahadewa…

Acintya itu adalah bagaimana hal2 di atas masih dibatasi dengan logika dan bagaimana Tuhan atau ALlah tiada terpikirkan seperti pula Allah sebagai Al rohman dan pula Al KHalik serta AL rahiim…

Acintya adalah pula nama Tuhan dimana ia tiada tergapai oleh pikiran-pikiran manusia…yang dapat dilakukan oleh manusia dalam wujud sebagai pemeluk Hindu adalah 4 sikap pemujaan kepadaNya…yaitu

1.Bakti marga

2.Karma Marga

3.Jnana Marga

4.Raja Marga.

sampai pada tahap itu maka sudah sucilah wahai para penyembah Tuhan…Maka saya sebagai seorang Jnanin menyembah Tuhan dalam bentuk Acintya, bahwa Beliau tidak terpikirkan atau wyapaki wyapaka,(tidak terbasahkan oleh air, tidak terbakaroleh api)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2011 in agama, filosofi

 

Tag: , ,

 
%d blogger menyukai ini: