RSS

Arsip Bulanan: Desember 2016

Beragama pakai akal atau beragama dengan nafsu?!?

Om siwa suci nirmala ya namo namah swaha..

Beragama atau juga bertuhan, memiliki pegangan dalam kehidupan di indonesia ini, memang suatu yg wajib dan mutlak..Sesuai dengan bahasa berketuhanan yg esa di pancasila itu sendiri..Esa sendiri mrupakan konsep tentang IA yg tinunggal dan memiliki.nama, manifest, kekuasaan, kemahaan yg tiada terhingga..Tentu saja bisa melihatNya dlam bahasa persepsi yg jg tiada terhingga..Seperti monotheism, monism, pantheism, penentheism, bahkan yg lebih kasar sprti henotheism atau jga politheism..Tentunya ini adalh konsep kebersadaran dri jiwa mentalitas dgn akal sbagai penggeraknya..

Akal yg tentunya sehat, akan mampu menelaah memahami bagaimana beragama yg baik, yg dapat memberikan shantii kedamaian, memberikan cinta dan kasih, serta jga memberikan rahmat bagi semesta itu sendiri..Akal tentunya adalah suatu pemaknaan yg sesuai dgn kemanusiaan itu sendiri, manusia yg mampu beradab dan jga adil pada semesta itu sendiri..Bukan mnjadi manusia yg mengadili semesta, itu bukan ranah para pencinta, pengabdi tuhan…

Akal disebut dgn istilah manas di hindu, ktika itu dibarengi dgn niat yg satwik serta membawa rasa (buddhi) pada dirinya (krna hnya rasa yg mengerti ttg cinta kasih damai), maka akal manas akan menjadi sesuatu yg sehat dan bksa mengendalikan indrianya untuk mencipta menjaga damai serta menjadi rahmat semesta..

Akal sekiranya bisa mengendalikan dan mampu mengontrol musuh2nya (di diri)termasuk membuat musuh itu menjadi kawan2nya..Sebagaimana dalam istilah hindu ada yg bermakna sad ripu sapta timira sad atatayi dst.

Sad ripu adalah enam musuh.. Lobha serakah, matsarya iri, kama ambisi, moha bingung, mada mabuk, krodha kemarahan..Tentu ktika akal mampu mengelola itu sebagai sebuah bahasa yg perlu dikendalikan, maka akal yg satwik dapat mengubah sad ripu sebagai sad mitra..Contohnya..

Lobha dikendalikan agar rakus pda pengethuan keinginthuan, ilmu tentang apa saja, kemanusiaan ilahi..matsarya bisa diubah mnjadi sbhah keinginan agar berada di atas mereka yg di-iri-kan, kama bisa diubah kpada hal2 yg lebih baik, bermusik ekspresi seni, menggambar, dsb..Moha bingung kpada suatu pengthuan adlah hal terbaik, ktika tau diri bingung maka diri tau memerlukan sesuatu penambahan pembelajaran..Mada atau mabuk yg paling baik ktika manusia bisa mabuk kpada pentghuan dan tuhan itu sendiri, krodha yg bisa dikendalikan atau memanajemen kemarahan, akan bisa mngontrol yg lainnya bawahan untuk bisa maju..

Tentunya di islam misalkan, bisa dilihat pada konsep.nafs atau tentang jiwa itu sendiri..Nafs yg berisikan bahasa baik bahasan ilahiah, adlah seperti nafs mutmainah sufiyah..yg mampu menggali sang nafs ladunni di nurani yaitu nafs rhudiah khamilah..nafs yg menggunakan akal sehatnya

Sedangkan nafs yg terjebak dlam nafsu itu sendiri adlah nafs amarrah atau nafs lawanmah..Ini nafs yg membuat manusia beragama dgn nafsu nya yg tidak memanusiakan dirinya sendiri, apalagi semesta..

Akal yg sehat sendiri adalah akal yg berisikan sattwika guna untuk menciptakan dan menjaga sisi kemanusiaan dan kedamaian dri semesta.. Catur paramitha adalah empat sifat baik dari manusia yg memiliki akal sehat..Bagian2nya adalah..

Maitri lemah lembut sbagai cermin kebahagiaan dirinya, Karuna adalah sifat belas kasih kepada semua mahluk sbagai cara mencipta kedamaian, Mudita sikap sifat menyenangkan orang lain yg jga sbuah sifat mendahulukan senyum org lainnya dan mngurangi ego, Upeksa sikap menghargai orang lain..

Di agama islam mgkin ada yg mengenal manusia yg insan kamil, manusia yg memiliki sifati lebih kpada nafs mutmainah, nafs as sufiyah yg mampu membuka nafs rhudiah khamilah, tentu insan yg khamil adlah konsep membuka nafs khamilah..(fyi nafs rhudiah adlah nafs para wali, nafs khamilah adlah nabi..)..

Saat ini akal mngkin tidak banyak digunakan dalam beragama, ktika nafsu2 yg mngarah pada merendahkan manusia lain, nafsu yg ingin menang dri yg lainnya, yg mgkin malah tidak menciptakan rahmat shanti kasih itu sendiri..Tentunya agama yg memberi rahmat pada semesta, yg menciptakan damai dgn kasihnya adalah bagian terutama bagi agama itu sendiri..Akal yg sehat akan berusaha membuat manusia mnjdikan dirinya manusia serta membuat manusia lainnya sbagai manusia itu sendiri…Maka dgan itu, keadilan tercipta dgn sendirinya dan jga keberadaban itu sendiri..

Salam gwar..des 2016 hari ibu..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Desember 2016 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: