RSS

Cetana dan acetana kesadaran dan ketidaksadaran atas manusia dan hewan…

02 Jan

Om pasupatya pujamkha ya namo namaha..agastya ning parwa ya namo namah..sahadjanataka dewarshi pujamkha aum om tat sat..

Cetana acetana..cetana artinya kesadaran..kesadaran yg membuat manusia sadar akan idepnya yg diberikan bhatara hyang untuk mengenal diriNya sendiri, dan juga mengenal atma tattwa, yaitu mengenal sangkan paraningMya..idep itu sendiri yg dianugerahkan kepada manusia shingga mengenal IA yg nanya suka duka lara bagya juga rogha dan terakhir pati..ini dikuasai oleh sattwika guna yg membuat manusia berbeda dari pashu atau hewan jga tumbuhan..
Dan acetana sndiri adalah brasal dri guna rajas tamas dimana hewan tidak akan mengenal adanya kesadaran akan diriNya sendiri..tidak mampu mengethui sangkan paran atau asal muasalNya dan susah sekali Ia jihwatman yg berada pada acetana mngthui “jalan pulangnya”..
Dalam srsmsucya disbutkan sungguh kebersyukuran terlahir menjadi manusia, krna dapat menigkatkan hidupNya dan sadar akan diriNya sndiri sbagai yg berkesadaran Tuhan..berbeda lah ktika sbagai binatang yg lahir dgn sifati guna rajas tamas tanpa sattwika, shingga manasNya tidak dibrikan kesadaran buddhi tattwa jga tidak dibri kesadaran akan wijnana maya kosa atau kecerdasan..maka ia tak akan mengenal namanya jnana yg membawa pada kelepasan dan hnya menunggu sesuatu (bisa juga manusia) untuk menyelamatkan dirinya agar naik derajatnya menjadi manusia..
Dalam agastya parwa disebutkan bahwa manusia yg telah sampai sbagai manusia uttama ning uttama, mampu dengan mudah untuk meningkatkan derajat binatang sampai ke taraf cetana kesadaran manusia pada kehidupan selanjutnya..dikatakan bahwa manusia suci uttama ning utama, apa yg ia makan, apa yg ia sentuh dan bahkan manusia lain yg berbicara atau disentuhnya bisa terlebur dosanya2nya, ini disebut sbagai sang maha rishi yg telah mengenal kesadaran atman cetana ning buddhi dharma kawisesan, minab smpun meraga Shiva (dewa panca rshi sapta rsi dewarsi dsb)..maka saat Ida mlkukan pemujaan, bahkan lingkungan yg mendengarkan mantra Nya itu tersomyakan atas berkat atma ning suhci itu…beryogalah Beliau agar mantra suciNya mampu menyupat acetana mnjadi cetana..pasupatya pujam.
Ini yg membuat wewantenan yg dipuput oleh Ida memberikan vibrasi juga energi besar yg melukati sekitarNya, bahkan juga yg mendengar dentingan genta Ida..sebagaimana juga bebantenan yg berisikan hewan2 yg ada niscaya akan juga termanifestasikan untuk naik tingkat bersama sattwika guna mnjdi yg lebih tinggi..diantara manusia ada mahluk lain yg juga dgn kecerdasan sama bhkan lebih tinggi, sperti yaksa gandharwa widyadara daitya aditya danawa rakasha paisacha dan sebagainya, mereka adalah abdi juga dri Ida hyang bhatara…
Kemudian para hewan itu (yg terdiri dri rajas tamas yg acetana) bersama guna sattwika akan mnuju pada kehidupan yg lebih tinggi dimana acetana mereka terlebur mnjdi cetana sattwika guna, dan rajas tamas mreka dikubur dgn sattwika guna yg dimana tidak dikenallah mereka lagi dalam kehidupan selanjutnya..dlam bhagawadgita disbutkan AKU mengenal kelahiran2Ku sebelumNya, tetapi tidak engkau wahai arjuna yg melupakan kelahiran2mu”…

Karena itulah kelahiran seblumnya yg dikenal oleh beliau yg wikan adalah sattwika gunaNya, (pitara sane samsara) bukan rajas tamasNya..namun kmbali bhagawadgita menyebutkan ” Diantara ikan AKU adalah seekor Hiu” maka kesadaran Tuhan sendiri ada dalam hewan juga..
Binatang apakah Aku di masa lalu? Mudah saja untuk melihat itu, tapi memastikanNya adalah berlakukah dgn meninggalkan sattwika guna, maka tertinggal rajas tamaz saja, niscaya kelak engkau akan lahir sebagai hewan yg meminta untuk kembali menjadi manusia (wrspatti tattwa)
Shanti rahayu om

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Januari 2018 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , , , ,

3 responses to “Cetana dan acetana kesadaran dan ketidaksadaran atas manusia dan hewan…

  1. jarisakti212🇮🇩

    2 Januari 2018 at 07:55

    banyak huruf yg keselip2 bli…

    eko suLiwa

    Pada tanggal 2 Jan 2018 2.44 PM, “Yayasan Dharma Yatra Hindu (Pasraman

    Suka

     
    • linggawardanasahajakers

      2 Januari 2018 at 10:31

      Napinya keselip selip?

      Suka

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: