Aum hyang parama kawi sakimg luwur, tinemu weruh Ida Hyang jagat mesaksi kalawan sang dukka lara rogha sangsaya durga murti pujamkhanatha, ngewedangtanginipun sang ayu werdhitah, yasa pujam, pradnya sukamanthu shri werdhitah,dharma santanu, saptute hredayah, umashiwantaram jayanthi aum..

Parisudha itu adalah keberkahan, di mana terbagi itu menjadi tiga di jaman ini. Yang pertama adalah idep manah yang memberikan berkah sukha lan bagya. Kemudian adalah sang wacika parisudha berasal dari wicara kita lewat lisan dan tulisan, kemudian mencermin bagaimana prilaku kita sebagai sang dharmika.

Media sosial sangat rentan menghadirkan kedukaan begitu pula dengan hadirnya keberkahan. Tidak ada tempat bersembunyi bagi karmapahala, dan begitu juga tidak ada tempat yang tidak terliputi oleh mata dan telingaNya sang Yamadipatyam.

Ketika sang karma hadir menyapa dengan beberapa macam cara, yang akhirnya menciptakan empat mala dan disebarkan oleh para kaki sang dewata bernama Kala. Begitulah ia akan memberikan kedukaan kesedihan, lara kesusahan kekecewaan, rogha kesakitan baik fisik atau mental, begitu juga kesengsaran sangsaya ring dewek. Amritam sirna ning dewek- keberkahan yang menjadi menjauh dan kemudian menjadi sirna.

Ini pun akibat terlalu banyaknya pola-pola pembagian raja pisuna-fitnah di media sosial, yang mengajak menuju sastrghna menghancurkan dengan amarah yang membara, serta kebenaran yang baik pun menjadi bagian karma bagi yang menyebarkan. Tidak ada yang terhindar dari kehancuran sang Al Mudzilah atau Al adl dalam bahasa asma ul husnaNya.

Penyakit mental menuju pada penyakit psikosomatik, cakra perut yang menggelora mengakibatkan sakit pada bagian metabolisme tubuh akibat amarah yang terpendam. Lalu cakra ajna berpendar lebur intelektualitas yang digunakan tidak baik, seperti anak panah yang menghujam kepala. Kesakitan yang tidak sembuh-sembuh akibat karma diri.

Jempol dan jari pun menjadi bagian dari kesakitan itu. Dari pikiran yang buruk manahing tan hana wiguna, menjadikan diri yang diliputi oleh berbagai pengaruh pangeran neraka loka. Lucifer dari pride sin, kesombongan yang membuat envy leviatan hadir. Bahkan….

Mereka yang patuh pada lima waktunya tidak dilaksanakan, kemudian merasa menjadi bagian kerajaan surgaNya. Bahkan mereka yang sudah sampai batas akhir pun tidak mengenal sang sangkan paraning dumadi, asal muasal yang menuju Illah yang khudus dan masuk pada putaran karma-karmaNya.

Al awwal -al akhir…

Begitulah karma yang mereka ciptakan sendiri. Dan hancurlah mereka tidak menemukan..

Ayu werdhi, yasa wedhi, werdhi pradnya sukasriyam, dharma santanu saptute sapta hredayah..

Aum..

Gwr kalvatar bali..


Eksplorasi konten lain dari Kalvatar Tastra Aksara (DharmaNya Tanpa Batas)

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pengelola Web Kalvatar Tastra Aksara

Ida Bagus Lingga Wardana, S.E, M.Sos., CH.,CHt., CFHPSy

Lulusan Pasca Sarjana S2 ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi, saat ini sedang mengemban pendidikan S3 untuk Ilmu Agama dan Kebudayaan di Unhi

Merupakan Founder dari Penerbit Kalvatar Tastra Aksara, Penerbit buku-buku religi dan spiritualitas.

Serta membuka Konsultasi Psikologi Tarot Reading Kanda Pat Suksma Kalvatar Bali. Dengan Nomor Ijin Praktek,

STPT 570/STPT/0022/IX/DPM-PMTSP 2023

Alamat Jalan Tukad Balian 70x Sidakarya (Sebelah Kedai Magisa)

Kalvatar Tastra Aksara

Jl. Tukad Yeh Aya ruko No.70x blok A2, Panjer, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80224

https://maps.app.goo.gl/GBnJXoDBh7UMLBRs6

Related posts

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9735786260076542"
     crossorigin="anonymous"></script>
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9735786260076542"
     crossorigin="anonymous"></script>

Eksplorasi konten lain dari Kalvatar Tastra Aksara (DharmaNya Tanpa Batas)

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca