Renungan ke mana setelah mati..
Mati sahjeroning urip
Urip sahjeroning mati
Mati saat hidup
Dan hidup saat mati
Dibangkitkan oleh InsigtNya..
Dikembalikan engkau pada saat waktu itu engkau melakukan itu..
Agar engkau mendapatkan opsi yang sebaik-baiknya kedharmaan
Dalam leksikon semesta…
Dwi warahing mabah buana alit agung yang menyatu pada badan wadag..
Tri kahyaning parisudhaah..dimana pikiran baik membawa mertha, kata kata buruk lisan tulisan diharapkan menjadi baik agar mampu karma waktu itu dikumandangkan pada kebajikan..
Laku yang subudhi agar dicermati sebagai pertaubatan..
Catur purushaning arthaa… Dharma artha kama moksartam..ada moksah yg hadir dalam kehidupan yaitu cahaya kebenaran yg membersihkan jihwani sehingga mndapatkan satu lokha dgn pencipta semesta yang turun selanjutNya..
Panca buddhiriya karmendriya..bersihkan di era satya yuga ini untuk menjaga kebersihan 👅, kesucian hirup 👃🏽, 👁️ yang digunakan melihat kebajikan, 👂🏽 yang suka mendengarkan bahasa-bahasa bijak bajik..serta mgasuh badan agar selalu sehat dan jauh dari kecemeran kebobrokan dan kekotran batin yang terlihat dari kotornya pikiran…serta menjaga kelamin, menjaga langkah dan jua jari2 ✋🏽..
Karena akan ada pengadilan dari Ripuning Sadha yaitu moha mada kama matsyra lobha krodha ..dan ada yg akan bertanya pada tujuh kegelapan agar bersih senantiasa…sire sane timiraning dhana, guna, kulina, surupa, sura kasuran timira. Kegelapan yg akan terus bertanya sampai mana engkau bisa melepaskan karma yg buruk itu.
Agar engkau bertemu dengan Sangkaning Dharma Asta bratha…brata dari delapan dewata yang kelak menjdi bagian manusia yang naik tingkat menuju keabadian di semesta ini..
KepadaNya semua ini mengada..
Jika ragu, maaf mungkin itu karena kebiasaan pikiran dan karmami..
Swaha
Dzat mhrifatualla



Tinggalkan komentar