RSS

Arsip Bulanan: April 2015

Dasa Animayaiwatah..sepuluh penjaga dunia..

Sah bat tahaiyallah..
Namo namah
……..gwar………

Dalam menapaki sgala kebaikan keburukan dunia ini, maka tersebutlah di pengadilan akhir..sesiapa saja yg dapat menjadi IA sepuluh penjaga keduniawian..
Dalem hal ini adalah dimana mereka yg berhak dan pantas…akan sesuai sebagai mereka yg melaksanakan kejayaan semesta ithihasam innailah wassala buddhi sahbataillah..
Sedari mangkin adlah bhwa ini adlah sang penjaga penjagal penguasa pengurus perumpamaan yang telah tersyiarkan dari jahaman dahulu kahalam..ini kemutlakan..

Dan yg ingkar adalah yang akan disantap secara batin bathani qhudus yg menyirna..

..Dasa animaluyah daivam..

Satu..
Narasimha..

image

Adalah sbagai salah satu avataram waisnawa wisnu g menghancurkan segala yg dirasa sabaagai adharmik rhksasam bhutam..
Beliau berkuasa di wilayah India dan juga Afrika…
Shalomikunfayakuniallah..
Aum narashimha pujam ..

2.Anubis egypt penjaga maqam..
image

Iya adalah saharang hyang sebagai penjaga pintu masukmalam dan semesta..dimana di setiap wilayah tertentu Ia beliau ada sebagai hyang menuju pada pralambang tentang penjaga di pintu masuk naraka lokha swarga lokha..Artinya adalah bahwa Beliau juga menanyakan (sprti pula yg diuji oleh Hyang dharma si dharmawangsa),..dalam kehidupan nyata, maka ia adalah pelindung bagi mereka2 yg dizalimi oleh kekuatan yang negatif…
Dalam hal ini di indonesia Ia berada di bali, ke arah timur..maka Iza adalah berada di mesir, maya, indian, dan menuju ke timur tengah…
Mantram puji..
Mang-an-uh…Ang-uh-an…Ung-ih-asyhaduilla
Hreehh shyah shinoka shainagogih..
Ah Ra A osirisia Ah mahsya mahusa..musalamin..
Wassalamualamin..

3. Yang ketiga adalah ganeshyapata yg mungkin familiar sekali di mata kita..
image

Maka Ia adalah salah satu daiwata di hindu..artinya adalah bahwa Ia adalah sebagai yang menghilangkan segala kesusahan dan cobaan hidup..
Hidup yg menjadi suatu keadaan yg diberikan karma yg universal dan atau sebuah takdir2 bagiNYza sendiri sang ganapatya puja untuk turun menuju pencerahan dan kebahagiaan..
Om gan ganapatya ya namo nama swaha..
Ksma sahampurna ya namo namahs swaha..
Shanti gan ganapatya..
Swaha..

4. YANG kecatur empat adalah sang hanuman
IA adalah the missink link dari ras manusia itu sendiri..maka Ia dipuja sebawai Wit Asal Muasal mahanusiam yg telah tersadarkan, baik mentalitas, spiritualitas, serta disiplin atas tanggung jawabnya kepada semesta..
image

BELIau akan berada di hati mereka yg mampu melawan awidya kebodohan serta memiliki suatu intelegensia yg sngat tinggi serta lincah dalam membaca strategi dan pelaksanaan dari suatu misi semesta it sendiri…
Pada dasarnya wilayah Beliau adalah wilayah hindustan, termasuk menuju china yg memiliki konsep sun go kong, dan atau juga jepang dan smpai ke srilanka dan sebagainya…

5.Gahruda Jatayu Wata..
image

Ya itihasah ia adalah yg sebagai jatayu yg maju jga saat melawan rahksasa dasa muka..Kemudian dalam bahsan hindu nusantara, Ia adalah sebagai pula kendaraan airlangga sbagai titisan waisnu sanghrahasa namo bhudi bhudayah..
Maka Ia adalah yg menghantarkan semua jiwa2 mulia
menuju tempat kediamanNYA..

Dalam hal ini Ia di mesir disebut sebagai Ra..sebagai daiwam RHa..sbagai salah satu dewa matahari..
image

maka puji pujamNya adalah..

Hraahh..ang ung mang ya namo nama bhduya..
Sah bat i A ta…shah bi a tunilenikam..
Waisnawam sukha charita hning khalinam pujam..
Sukha sirna dhuka sahyadatinu..mahusa mahesa jenar esa hyang esa..
Esa tinunggil maujud wahdatuliuyah sukham charita ya namo namah..
Shanti hraah hruuh shintahing lelatan..
Ia juga yg sanggup mengendalikan pikiran siapa saja dari jauh..
Ia berada di sekitar amerika indonesia dan juga mesir yg bru diketahui dimana Ia berada sbagai yg melindungi semesta untuk kejayaan tuhan itu sendiri..

6. Nandini..
image

Yang ininsudah pasti kenal akan kebijaksanaan keberanian dan juga kepolosan keramah tamahan, yg dibalik itu menyimpan berbagai kekuatan jiwa sentosa, sebagai bhakta shiva yang agung menuju suatu kesempurnaan jaman yg ada..
Om nandiniya bharata bhakta shivaniskalam..
Purusha kertih kerthih purushyamanah..
Laghimu ayautalakum..juhsyarahsyukalunikalamya..
Sahat sehet suhut shikunayumah likhuyah shakti ti rhsuya…

Ia berada di wilayah hindu himalaya, atau pula tibet nepal dan seluruhNya..

7.Waraha Avataram..daiwa animaluyah wata..
image

Yang ini akan sangat dikenal bagi mereka yang memuja puji syukur kepada dasa avataram, sbagaimana narasimha jinuga..Artinya adalah Beliau selalu menjaga keseimbsangan alam2 yg ada…dalam maujud sebagai waraha ataunbabi hutan, maka Beliau untuk menuju pada kesejahteraan kebaikan juga kebahagiaan alam, maka Ia di gunakan sebagai mantram suhci sanjiwani..dngn taringnya ia pula sprti ganesha yg membunuh raksasa yg mengacau dunia..Ia berada di bagian hindu, serta ke arah timurNya..

A6hinam warahum syhadu..suhadrajitun..
Makala kala waraha charita sisyah hring samshta sahada shivanikam..
Aum namo namah wayahan..

Shantiii..

8.Sobek Gods wiht crocodile head..
image

Dikatakan Ia adalah sbagai tangan kanan horus, dmana ktika mencari bagian tubuhNya yg sirna di sungai nile, maka buaya adalah menjadi salah satu yg diambil kepalaNya, maka sobek god adalah yg menuju pada menginterpretasikan kekuatan dari air yg mampu merobek zegala api2 yg membara..sebagaimana Ia sprti punguasa danau dan laut serta sungai…dimana ada buaya, di situ ada keamanan yg menyamankan diri dari kegundahan kegalauan serta kehati2an..mereka yg brtindak jahat di luar jalur, lama kelamaan akan digiring menuju sungai untuk dijadikan caru korban yg scra ghaib dan nyata adalah kematian itu sendiri..dan Ia akan disambut dan diuji oleh anubis tadi..
Sebagaimana zia adalah akhir segalanya dan zia akan mngantrakn atmanikam yg diadili oleh anubis..maka daiwa sobek, brada di mesir, di daerah australia, di afrika, dan juga di daerah amerika smpai brazil..sprti juga maya yg beradab peradabannya..

9. Quetzalcoatl yaitu daiwa yg agung di daerah aztec..
Ia disebut sbagai Yang mencipta melindungi kperadaban yg ada..disimbolkan berkepala ular dan mnuju pada sebuah kenyamanan rasa di seluruhNya..
image

Jadi bahwa Ia semata2 adalah sebuah kejayaan kemenangan dri sesiapa yg mampu menunjukkan asal muasalam..wit kawitan..dan ktika menemukan bahwa itu adalah sbagai jalan berpulang, ketika akhirnya smpai dan setelah melihat segala kebahagiaan yg nyata..maka ktika ingin tinggal silakan, dan ktika ingin untuk menuju sebuah misi visi dan jalan takdir, maka mari menuju pada abad kejayaan dunia..

10.dajjalatuallah god of goat…
Ini adalah yg ditunggu oleh semuanya, mereka selalu penasaran akan bagaiamana mereka itu,sebenar2nya simbol satan ini brasal dri samawi itu sndiri..dalam suatu rasa adalah bahwa Ia adalah penguasa kegelapan yaitu berarti yg menggelapkan cahay, ia adalah simbol bahwa ia adalah seorang dewa yg menguji mental spirt..
Pada jaman simbol idul adha adalah memotong kepala kambinh, yg berarti bagi yg berkualitas pmhaman tentang tuhan itu sendiri, adalah memotong ego di kepala..tntung ktika sbuah persembahan akan itu mengada, maka, betullah banyak yg akan sembari menunggu mati, akan di adili…masa 9engadilan itu sendiri masuk pada sebuah kerusuha kekacauan yg srsunggunya telah mengada..sesampainya ia sampai dicari di dunia, mana dajjal mana dajjal, itu sprti mulut mencari diri..artinya allah huakbar itu mnjadi allah-alla-al-aaaaaaaaaaaaa..akhirnya sirna Ia sebagai mahluk yg mengaku beragama…
Tentunya tuhan allah bapa leluhur dewata nawa sangha shiva brahman bhutam reshi guru imam sunan wali bhkan al mahdy sndiri mereka pikir bahwa itu adalah satu yg tidak atau sama..maka dari itu, ktika mreka tau tidak bisa mereka mengmbalika nyawa yg KU tiupkan dalam zkir puja mantram japa..
Apakah anda tau bhwa siapakah yg membunuh tuhan nur-Nya di tiap2 manusia..???
Mreka membunuh atas nama tuhan, maka itu seburuk2neraka sampai sebelas keturunan..kemudian mereka saat kesebelas turunan itu, mereka akan tertatih2 di dunia lahir kmbali, kemudian perlu sebelas turunan lagi untuk bangkit…dan perlu sebelas turunan lagi untuk bersabar…dan perlu sebelas turunan lagi untuk menemukan jati diri, dan itu ketika tidak bisa menuju kebaikan, maka mereka akan diturunkan lagi kesengsaraan sampai sebelas turunan lagi…
Pintu taubat telah tertutup..
image

Salim gwar..
Ps.IM-Klki-Messyh..
April 2015

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 April 2015 in Tak Berkategori

 

Panca satya jalan terpilih untuk Kertha Yuga..

Om sembah hning hring swarga rahsa..
Om sembah hring hning lelata jnana..
Om rahayu shanti satyam evam jahyatam..

Swastyastu
Satyam eva jayate..

Dalam menuju suatu idealitas sebagai manusia yang beradab dan adil, tentunya ada jalan atau pemahaman tentang sebuah bahasa manusia ideal itu sendiri..Seperti pula bahasan yg mengungkap informasi rasa untuk berusaha menjalani hidup dengan prinsip-prinsip kebenaran (baca:dharma). Hal ini adalah sebagai cermin diri untuk bisa mengarungi bahtera kehidupan dgn cara yg penuh kewibawaan dan keberanian jiwa untuk jua menolong diri dan juga sesamanya..Yang terlahirkan sebagai rahmat dan anak-anak bangsa..

Seperti jua dapat dilihat sebagai konsep mendetail dari sebuah kepemimpinan yang agung, yaitu astabrata yg dapati dilihat pada link berikut :
https://linggahindusblog.wordpress.com/2012/12/06/dewa-yang-memanusiakan-dirinya-konsep-astabrata/

Maksudnya adalah bahwa untuk menuju idealnya manusia purusha yg mampu mnjadi pemimpin di mana saja, dri terkecil hingga memimpin sebuah organisasi yg besar, maka itu menuju pada sebuah keniscayaan dan disiplin diri jiwa..

Konsep susila sebagai sebuah praktek atas plaksanaan dharma itu sendiri, mrupakan sebuah etika yg berprinsip memiliki idealitas dan berani mnghadapi tantangan jaman yg kali ini..Pada dasarnya itu tidak lepas dari jiwa2 ksatria yg mau membela dan mampu melaksanakan serta berani untuk menegakkan ajaran dharma itu sendiri..

Yg pertama adalah satu dari bagian panca yama brata yaitu satya..Satya sendiri berarti sebuah kesetiaan, sebuah loyalitas, sebagai pengabih Sang Hyang Dharma itu sendiri…
Patut disadari bahwa saat ini dkatakan sebagai jaman yg kali, namun ada sebuah persepsi serta pengandika oleh Ida Alm (sugra titiang) Pedanda Made Gunung, bahwa untuk menuju jaman baru, hendaknya manusia bisa menentukan pilihan2 ke jaman apa ia layak berada.. 

Pada masa atau persepsi Kertha maka tapa adalah yg utama, dimana tidak adanya sebuah rasa benci, dan akhirnya tiada kata lara, tentu menuju pada sunia kesuniaan yg membahagiakan..

Pada masa atau persepsi dari Traita Yuga adalah ketika jnana lah yg utama, hal ini diperlukan untuk menambah sebuah wawasan dan penenggelaman diri menuju pada pengethuan yg membebaskan..

Pada persepsi dri Dwapara Yuga, maka yadnya upacara adlah hal yg utama, keberpikiran bahwa setelah melangsungkan yadnya, maka terbebaslah ia dari kewajiban, namun ktika memahami jnananya tentu akan sangat mulia..

Persepsi kaliyuga adalah dimana semua terjebak pada pencarian Dana, tentunya ini tidak bisa dilepaskan namun dasar utama pada keiklasan serta jnana dalam yadnya adalah aebuah pembebasan pula..

Untuk satya maka adalah sebuah kesetiaan sebuah laku sebuah pembiasaan yg juga kebiasaan dalam memaparkan kecintaan terhadap budhi dharma itu sendiri..Tentunya disebutkan pula manusia hadir kdunia akan selalu diberikan berbagai pilihan2 untuk menapaki jalan menuju pembebasan..Jalan itu sudah hadir, ktika manusia lahir ke dunka dgn membawa bekal tri guna (satwik rajas tamas) yg seimbang, maka persiapkanlah diri pada gejolak Maya tersebut..

Cek juga..

https://linggahindusblog.wordpress.com/2015/02/15/tiga-maya-guna-beserta-hubungannya-dgn-cakra-cakra/
Pentingnya satya adlah sebagai jalan pembebasan dan tentu memberikan petunjuk untuk menuju menjadi insan yg berpersepsi Kertha Yoga…Maka swadarma dan satya adalah sebuah kebaikan atas idealitas diri itu sendiri..

Dalam hal ini satya adalah terbagi menjadi lima..

Panca Satya
1. SATYa wacana..yaitu setia pada kata kata..terutama kata2 yg berlandaskan dharma..berlandaskan kebenaran…dalam hal ini adalah sattwika wacika Guna..

2.Satya  hredaya..jujur pada diri sendiri, yang berarti jujur mengakui bahwa diri adalah manusia yg sedang hidup dan belajar menuju laksana pembebasan itu sendiri..Dan mngthui bahwa yg salah adalah salah dalam kedharmaan serta kewajiban..

3.Satya Laksana..Setia akan perbuatan yg artinya setia dalam mempertanggung jawabkan apa yg telah dilaksanan, dan tidak lari dari tanggung jawab itu sendiri..

4.Satya mitra..Setia kepada kawan sahabat yg telah hadir membantu, menemani, dan memberikan pengaruh positif serta pembelajaran hidup..

5.Satya Semara..jujur terhadap janji, bahwa dalam berjanji akan sesuatu hendaknya dilaksanakan, dan pada akhrinya mnjadi sesuatu penghargaan bagi orang lain..

Satya adalah sbuah konsep yg sangat penting, simpel namun sepertinya sulit untuk dilaksanakan, dan mungkin saja ini terjadi karena persepsi kali yoga (sya menyebut yoga, krna menjdi persepsi saja).. Dimana semua seakan tunduk akan Dana itu sendiri, dan atau masuk ke Dwapara Yoga yg mengarah pada yadnya akan tetapi bisa mengerdilkan makna jnana Yadnya tersebut..(rajasik tamasik yadnya)..Dalam persepsi Traita Yoga maka jnana yg utama, namun tentu jnana tanpa budhi akan seperti lupa menginjakkan diri di bumi serta sembari merenungi akan ketapaan itu sendiri.. Pada akhirnya stya dalam menuju kertha yoga adalah sebuah jalan dimana pembelajaraan diri bahwa untuk menuju itu dilakoni khasanah satya yoga itu sendiri…
Sekedar persepsi..

Gwar..des 2016…

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 18 April 2015 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Tri Murti serta Tri Shakti sbagai Purusha Pradana

Om sada sivam shiva narayanam..
Om shanti shaktam pujam Hyang Murthi..
Purusha suhci saucam jihwam..
Pradanam prkerti sabda sunya..
Lokham samastha santhi rahayu..

image

Om swastyastu..

Dalam segala kejadian di dunia baik pada alam bhur bwah swah loka..Maka tentu tiada akan terlepas dari konsep tri kona ..Utpetti sthiti pralina..sebagai proses penciptaan, pemeliharaan serta proses peleburan..Sebagaimana pula dgn konsep G.O.D..
Generating, Operating, Destructing yg selalu meliputi oleh apa pun di dunia yg berisikan juga kendali Maya triguna itu sendiri..

Tentu juga sbagai bagian konsep murti tiga kualitasNYA..Maka terdiri Ia Hyang kuasa Hyang wenang widhi Pradnya Paramitham bahwa itu diwujudkan sedianya sbagai bhatara daivam suhci tiga yaitu :
1.Daivam bhatara brhma sbagai kualitasNYa dalam penciptaan..
2.Mahadiv bhatara waisnavam sbagai kualitasNYA dalam Pemelihara sthiti..
3. Sugra Hning Sunia bhataram Shivam sidhantam sbagai pemrelina dari seluruhNya..
Pada mantram dan mudram japam di keseharian, maka tentunya sbagai yg berwadah hindhu dharma bali, dapat ditelaah di bait ke tiga sandhya tiga..yaitu “om tvam sivah twam mahadevah iswarah parameswharah brhma wisnuscha rudhrascah purusah parikirtitah”..

Pada mntram pujam panca sembah..dapat ditelaah di
Om nama deva adhistanayah sarwa wyapi wai sivayah..padmasana eko pratistyah..ardenareswary ya namo namah swaha..
Brhma prajapatya ya namo namah swaha…..

Tentu sejalan dgn kajian pmahaman Nya sbagai avataram waisnwawam yaitu..hyang krhrisna, buddha avataram, rama dan terakhir kalky avataram.. narayanam ya naditwyo sti kascit..

Dan yg terakhir adalah sbagai pelebur tentu dgn mntram pujamNya shiva bhatram yg telah dikthui scara umum..
Mahartyun jaya mtram..atau jga purusha Beliau yaitu mtram japam gan ganapatya ya namo nama swaha…

Tentu saja dgn berbagai jalan menuju padaNYA sbagai pengenalan trhadap purusha itu sndiri, dapat dipahami bahwa IDa hYang wenang adalah sbagai ardenareswari jua..Hyang memiliki konsep prakerti pradana serta lekat dgn konsep maya duniawi dan sejalan kepada bait Ida sebagai murthining samastha bhuwana..

Tri shaktam shakti hning ida ring pradana prkerti loka ring bhur bwah swaha driki..
Secara konsep hal itu sangat sejalan dgn prjalanan dunia itu sendiri dalam tri kona utpettti sthiti pralina maya guna sabdha loka itu..

Dalam Utpeti penciptaan maka hadir ida sbagai pradana mewasta bhatari hyang saraswati..sbagai penguasa ratunya ilmu pengethuan jnana pradnyam paramitham..yang juga dipuja pada saniscara umanis watugunung sbagai hari lahirnya ilmu pengethuan..mantram yg lekat dapat ditelaah dri sloka ini :
“Om Saraswati Namasthubhyam
Varade Kamarupini
Vidhyarambam Karishyami
Siddhir Bavathume Sadha “..
Dalam hal ini sbagai yang menciptakan dunia beserta isinya, tidak lain dan tidak bukan berasal dari ilmu pengethuan itu sendiri…

Dalam segala kejadian yg berhubugan dgn kesejahteraan, maka hyang bhatari laksmi Shri Sidhi manik mas meketel adalah yg sbagai pemelihara kenyamanan kebaikan keberlangsungan manusia di alam ini, seperti yang hadir pada panca sembah sbagai berikut : .
laksmi siddhisça dirghàyuh nirwighna sukha wrddisca”,
Dewi berwujud suci, kebahagiaan, kesempurnaan, panjang umur, bebas dari rintangan, kegembiraan dan kemajuan rohani dan jasmani.
Beliau juga Ibu yg disembah sebagai bhatri rambut sri sedana, atau sbagai Sang Hyang Galih, bhtari Danu, Bhatari Melanting..tentunya sesuai sabda dan titah dri purusha waisnawa Hyang wisnu pemelihara, maka dri itu akan hadir kesejahteraan serta kebaikan dan knyamanan hidup dri cara yg dharma dan baik untuk mlksanakan pngthuan saraswati pujam sbagai cara bersabuh mas demi kebahagiaan sejati di dunia ini…

Yang ketiga adalah sbagai pralayam sbagai pelebur sgala mala, sbagai khala sbagai waktu sbagai sabda yg mengakhiri yang pantas dan layak diakhiri, sbagai awal dan akhir dri nol itu sendiri…sebagai juga shivam sidhantam yg menuju pada keluwesan serta menuju pada paham terbarukan..dan atau jga sbagai dasar untuk penciptaan selanjutnya…
Saat tercipta terpelihara, tentu juga ada konsep keadaan yg sirna dan mnjadi pijakan yg selanjutnya..
Saat tidak sadar menjadi kesadaran..maka itu juga berarti ketidak sadaran sirna lenyap dan pralaya..

Dalam hal ini ada dua wajahNya sbagai hyang bhatari yang mengasihi meparab Hyang bhatari Uma … hyang pertiwi yang sbagai IBu pratiwi parwati yang telah memberikan selurhnya kesediaan atas apa yg ada..tempat berpijak dan tmpat nanti keturunan dalam segala kehidupan yang nyata ini..
Sebagai gmpangnya, “Engkau tak bgitu perlu mmbayar dgn darah, kau hanya perlu menanam melati dan mawar saja untuk menjaga seluruh dunia ini, seandainya pun kau menanam kaktus atau membiarkan rumput2 liar tidak tersiangi, tentunya kau mendapat kaktus pula dan jgn berharap melati mawar, seandainya pun kau pintar anakku tentu kau akan memelihara ternak untuk rumput2 liar itu”…

Dalam mantram dapat dilihat sbagai berikut:
Mantram : Om pertiwi sariram dewi, catur dewa mahadewi,
catur asrama batari, siwa bumi mahasidhi
Om ring purwa ksiti Basundari, siwa patni putra yoni,
Uma durga gangga dewi, brahma betari wisnawi
Om mahe swari hyang kumari, gayatri berawi gauri,
Arsa sidhi maha, Indra Nicambuni dewi
Om akasa siwa tattwa ya namah swaha
Om pertiwi dewi tattwa ya namah swaha..
Dalam hal ini menjelaskan bahwa mNtram sbagai diri agar tegteg dan selalu brterimakasih pada pertwi ..sbagai gangga dalam apah..sbagai kumari yg mengasuh dan juga bhairawi
..

Sejurusan dgn bhatari dalam wujud krodhaning samsastha sebagaimana ibu yang marah kpada semesta itu sndiri, yang maha adil yg ditakuti oleh seluruh anak2nya..apalagi yg bersalah pada diri semesta..

Dalam hal ini tentu IA sbagai Maha Kali yg mnguasai kala waktu bindu yg mnjadi jawaban akhir dan sebab musabab semuaNYA..
Mntram Jay Maha Kali, jay kalikhee..jay maha kali, jay kalikhe..
Tentu dalam nusantara ada tattwa tentang kanda pat sedulur papat..inggih lwir ipun :
*Adi ari2-getih-toyam-lamak..
Kanda pat bhutam :
*Anggapati-banaspati-mrajapati banaspati raja..
Kanda pat suksma minekadi..
*citta vanaspati raja-buddhi anggapati-manas mrjapati-ahamkarah banaspati…

Nggih niki mewasta wastu mepanugrahan durgha hning suci lokha..durgha pujam bhairawa yang membawa keadilan tersendiri dgn caraNya yg tentu memiliki keadilaan semesta sndiri..
Sbagaimana bhutam khala yg sprti kala yg mnhncurkan segala dan memakan segalaNYA…

Dan tentu tidak ada yg lepas dri karma dan pahala yg dikuasai oleh kali maya itu sndiri..

Sbagaimana juga pralaya pralina, tentu bahwa pnghncuran semesta adalah jua oleh cengkraman waktu sahaja..

image

Salam gwar
Swaha april 2015..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 April 2015 in doa, filosofi

 

Tag: , , , , , ,

Sapta Timira, Tujuh Kegelapan yang Berdasarkan Sarasamuscaya..

Om swstyastu..
Teja hning ring pasupatya..
Suryaatma meluwih suhci nirmala..
Om nama siwaya sivanarayam
Om shanti2 om
image

Sapta Timira berdasarkan niti sastra berasal dari dua kata yaitu sapta yang berarti Tujuh, dan Timira yang berarti kegelapan atau kesuraman serta awidya (tanpa pengetahuan).. Pada dasarnya widya awidya adalah kata kunci terbaik dari bagaimana pengetahuan suci (Pure Supreme Knowledge) adalah membuka sebuah pembebasan dari penderitaan itu sendiri. Widya adalah suatu pengetahuan yang membebaskan, dimana bahwa manusia agar bisa menuju pada suatu kesadaran yang membebaskan, maka sesungguhNya pengetahuan suci tentang brahman atman aikyam adalah selalu mnjadi tujuan akhir..

Timira atau kegelapan, adalah sifati tamasik atau kegelapan dan kemalasan diri untuk menuju dan beranjak kepada sebuah evolusi kesadaran itu sendiri, namun bahkan bahan-bahan dari seluruh pembelajaran atas pengetahuan yang supreme itu, sesungguhnya bisa menjadi sarana penggelapan juga, yang menghambat evolusi tinggi dari kesadaran itu sendiri..

Timira adalah diawali dengan sebuah penguasaan diri serta selalu melaksanakan hakikat diri sebagai manusia, yang senantiasa tersadarkan untuk selalu melaksanakan dharma.. Dharma yang agung, yang menjadi dasar pondasi untuk memberikan lilin penerang yang menghalau segala kegelapan di diri serta memberikan penerangan bagi yang lain, sebagai dharma raksaka, para pembela dan penegak dharma..

Sarasamsucaya adalah sebuah kitab yang memberikan gambaran tentang sari-sari dari ithiasa mahabrata(bhgwan byasa), yang disarikan bhgwan wararuci. Dimana sarasamuscaya menitikberatkan pada keagungan dharma sbagai moralitas tertinggi dari etika serta sangat dalam sbagai filsafat, dan tentunya pedoman untuk mlaksanakan ritualitas hindu (kerangka hindu). Dan etika yang berdasarkan dharma, menuju pula pada sebuah tuntunan tersendiri untuk mencapai penerangan dan memperlihatkan bahwa kegelapan-kegelapan yang ada seperti sapta timira adalah sesuatu yangk buruk bagi evolusi kesadaran diri..

Secara garis besar maka bagian-bagian sapta timira adalah sebagai berikut:

1. Surupa timira : Adalah kegelapan karena ketampanan atau kecantikan serta rupa yg menawan. Artinya adalah kegelapan itu menuju pada sebuah kepuasan berlebih atas rupa itu, serta melupakan kewajiban sbagai diri manusia, atau pula merendahkan yang lain yang memiliki rupa kurang dari dirinya sendiri.. Dengan kegelapan ini, maka seseorang bisa lupa untuk melakukan olah rasa dan iman serta terlempar dari ruang terang pengetahuan yang membebaskan. Dan mereka yg sering melihat dari kulitnya, maka tiada ingat akan kekurangan diri..
Sesungguhnya dalam sarasamuscaya disebutkan bahwa ketampanan wajah rupawan adalah kelahiran dari surga, hal ini dapat dilihat pada sloka :

Sarasamuscaya 21..
Surupatamatmagunam ca vistaram kulanvayam,
Drvyasamred-dhisancayam, naro hi sarvam labhate,
Yathakretam sadasubhenatmakrtena karmana.
Artinya: maka orang yang melakukan perbuatan baik, kelahiran nya dari sorga kelak menjadi orang yg rupawan, gunawan, muliawan, hartawan, dan berkekuasaan; buah hasil perbuatan baik, didapat olehnya..

Maka karena berbuat baiklah Ia mendapatkan kerupawanan, namun ketika itu diliputi kegelapan tamasikam, maka tentunya tidak mendapatkan karma baik dan menuju surgawi. Dan itu mengakibatkan ia menurun derajatnya di masa mendatang.

Ketika kegelapan karena ketampanan itu ada, bahkan bisa digunakan untuk mencela yang tidak sempurna seperti dirinya sendiri, hal ini adalah berasal dari pikiran yang mengandung sifat kesombongan itu sendiri, dan jauh dari prilaku seseorang yg sadhu. Dalam sarasamsucaya disebutkan :

Srsamuscaya 307..
Na smarantyaparaddhani smaranti sukrtani ca,
Asambhinnaryamary sadhavah purussotamah.
Artinya : dan lagi (sang sadhu) tidak memikirkan dosa atau cacat orang lain, pun tidak mengeluarkan kata-kata apapun tentang celaan atau teguran dari pihak lain, hanya kebajikan dan perbuatan phak lain saja dipikirkan beliau, dan sama sekali tidak ada kemungkinannya sang sadhu itu menyimpang dari prilaku orang arif, melainkan tetap sopan santun dan susila, dmikian laksana sadhu sbagai manusia yg utama..

Maka tentu saja ktika mencela orang lain yang lebih tidak sempurna, baik itu dalam ucapan apalagi perbuatan yg berasal dari pikiran yg dipengaruhi kegelapan, tentunya itu merupakan sesuatu kepribadian yang jauh dari kemuliaan dan bukan laksana seorang sadhu(berbudi luhur).

2. Guna timira : disebutkan bahwa guna, yaitu kepandaian merupakan suatu yg bisa menimbulkan kemabukan dan juga kegelapan. Hal ini merupakan buah pikiran yang cerdas, namun tidak dilandasi dgn sattwika guna dan juga tidak mengindahkan dharma. Guna timira kemudian mengakibatkan kesombongan serta pula bisa kesengsaraan bagi yg dikuasai, tentunya rajasik yg berperan untuk menunjukkan ambisi yg tinggi serta berlebihan. Inilah yang mengakibatkan dunia hancur, dan kecerdasan itu menjadi sebuah kelicikan semata.
Seseorang yang guna timira, sungguh bisa dinyatakan sebagai seseorang yg tidak meyakini akan kebenaran dharma. Mereka terlalu sibuk akan kepintaran duniawi saja, dan tidak menyeimbangkan pada pemahaman jiwa itu sendiri.
Seseorang yg tidak mempercayai atau meyakini kebenaran agama, disebut nastika. Dalam sarasamsucya disebutkan :

Sarasamuscya 113
Apramayam ca vedanam sastranam catilanghanam,
Sarvatra canavasthanamrtannacanamatmanah.
Artinya : lagi pula, jika tidak mempercayai ajaran suci weda pun tidak menaati akan ajaran dharmasastra serta tidak mengikuti ketentuan-ketentuan ajaran agama, pasti setelah meninggal dunia akan kembali berulang2 hidup sengsara.

Walaupun dengan kepintran dan kecerdasan yg tinggi, tapi tanpa menyadari akan sebuah keyakinan dan susila yg baik, maka itu seperti padi yang tidak berisi. Yang mendongak, namun tanpa berisikan kebijaksanaan yang sattwikam.

3. Dhana timira …adalah kegelapan yg ditimbulkan karena materi serta kekayaan duniawi..Sesungguhnya pula artha yg didapat tanpa dharma adalah sebuah kebodohan yg nyata..Dan ktika tnpa diberikan kendali, maka sebuah keterikatan akan duniawi, akan sanggup mengikat untuk tidak bisa menuju pulau tujuan..

Tentu di jaman kali ini, adalah sangat mudah menemukan mereka yg menuhankan kekayaan dan mengesampingkan dharma itu sendiri..Terpuruk itu sebagai suatu kenyataan hidup, akan cepat atau lambat menjadi kryamana karmapala di kehidupan mendatang..

Sarasamuscaya 267..
Jatasya hi kule mukhye paravittesu grdhyatah lobhasca
Prajnamahanti prajna hanti hata sriyam..
Artinya : Biarpun orang keturunan MUlia, jika berkeinginan merampas kepunyaan orang lain, maka hilanglah kearifannya karena kelobhaannya; apabila telah hilang kearifannya itu, itulah yg menyebabkan hilangnya kemuliaannya, keindahannya, dan seluruh kemegahannya..

Maka tentu saja, bahwa karma buruk akan selalu mengikuti keadharmaan, dimana dharma akan selalu dijalani dgn kegelapan yg nyata dan menutup mata hati akan kebertuhanan dan berkemanusiaan..

4. Kulina timira..adalah kegelapan karena keturunan.. sesungguhnya bahwa keturunan dri seorang bangsawan atau yang terhormat, belum berarti membuat keturunannya bisa seperti yg diharapkan oleh keturunan itu.. Sebagaimana seekor angsa tentu harus belajar mencari ikan kecil dalam proses yg tidak mudah dilalui.. Dan tentu saja dharma yg ada, menjadi suatu dasar yg mutlak untuk bisa berada pada jalur-jalur yg sesuai dgn yg telah tergariskan..Sebagaimana jua yg tersirat di sarasamuscya..

Sarasamuscya 63..
Arjavam cancramsyam ca damaccendriyanigrahah,
Esa sadharano dharmascaturpvarnye bravinmanuh..
Artinya : inilah prilaku empat golongan yg patut dilaksanakan :arjawa jujur dan terus terang, anrcangsya tidak mementingkan diri sendiri, dama yaiti menasehati diri sendiri, indriyanigraha mengekang hawa nafsu..keempat itulah yg harus dibiasakan oleh empat itu sprti sabda bhatara manu…

Maka dlam beberapa bgian penggologna itu yg baik berasal dari keturunan atau dari kecintaan akan ilahi, maka tentu saja kegelapan karena keturunan adalah yg menjadikan manusiamlupa akan kebenaran itu sendiri..

5. Yohana timira ….adalah kegelapan karena usia muda..
Usia muda yg bergejolak dan memberi pengaruh buruk akan pola pikri dan kedewasaan dalam memengaruhi keputusan yg ada.Tentu saja pertemanan dan kawan serta loyalitas semu dalam pergaulan, adalah salah satu sifat anak muda yg dikuasai rajasik guna.Dalam sarasamuscya disebutkan..

6. Sura timira yaitu kegelapan krana berlebihan minuman keras..Kedua timira itu dapat dijelaskan pada sloka ini..

Sarasamuscya 325..
Samklistakarmanamatipramadam bhuyo nrtam cadr dabhaktinam ca, vicitaragam bahumayinam ca naitan niseveta naradhaman sat..

Artinya : inilah orang yg tidak layak dijadikan kawan bergaul, orang yg selalu mengusahakan kesedihan terhada orang lain, serta buruk laku, yg sangat alpa, yg kata2nya bohong dusta, orangnyg terikat hstinya kepada minuman keras, keenam orang yg sangat keji itulah yg dihindarkan

7.Kasuran timira yaitu kegelapan karena keberanian..Tentu saja sebuah kegelapan yg nyata, ktika mata tidak mampu memberikan suatu caranyg bijak utnuk tidak mengobral keberanian kemana-mana..Hal ini menjadikan diri berpedoman pada emosi yg rajas dan tamasik..
Dalam sarasamuscya disebutkan..

Sarasamuscya 149..
Ye dhananyapakarthashantii narah svabalamasritah,
Na hared dharmakamam ca pramusanti na samsayah..
Artinya : jika ada orang yg merampas kekayaan orang lain denfan berpegamg pada kekuatannya dan punya pngikut banyak, malahan nukan hamya kekayaan hasil curiannya saja yg terempas darinya, tetapi juga dharma artha kamanya itu turut sirna atas krena perbuatannya…

Maka tentulah kegelapan krna keberanian adalah sesuatu yg tisal layak dilakukan..

Demikian kiranya setitik tinta untuk me nulis semesta..Karena semesta akan senantiasa menepatinjanji sesuai yg diberikan oleh kesadaran kita ini..

Salam gwar april 1 2015

 

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 2 April 2015 in agama, budaya

 

Tag: , , ,

 
%d blogger menyukai ini: