• Bagaimana Beliau bisa Banyak Nama..

    bahasan ini dapat dinyatakan sebagai tuntunan bagaimana Beliau bisa disebut sebagai banyak nama.. Terutama dalam bahwasannya Beliau disebutkan sebagai unsur Tri Murti dunia..yang berartikan sebagai Brahma, Wisnu, Siwa… seperti diketahui bahwa Brahma adalah sebagai pencipta, dimana manusia pun dalam penerapan kehidupannya merupakan suatu pencinpta dalam hidupnya, yaitu pencipta kedamaian… disamping itu terdapat Sang Hyang Wisnu…

  • Manunggaling Kawulo Gusti serta Kaitan dalam Moksa..

    ajaran sebagai moksa sebagai tujuan akhir manusia HIndu..sangatlah merupakan pedoman dalam melaksanakan berbagai tautan-tautan hidup…sebagai ciri bahwa moksa telah tercapai adalah bersatunya Atman dengan Brahman yang ditandai dari meresapi segala sifatNya dan tidak memikirkan segala sifat yang memiliki unsur keduniawian …. seperti pada sifat kawulo manuggaling gusti dimana terjadi suatu persatuan antara Tuhan dan Jiwa…

  • Surga dan Neraka dalam Karma serta Reinkarnasi..

    jika ditilik dari surga dan neraka, tiada lah filosofi-filosofi dari Hindu atau pun ayat-ayat yang menyatakan hukuman surga dan neraka..dalam hal ini paling tidak dari berbagai kumpulan kitab-kitab Hindu dari suatu catatan seorang ahli Hindu-disebutkan bahwa hanya terdapat tiga saja bahwasan neraka atau janji surga dan neraka di HIndu… kitab yang menyatakan hal tersebut pun tidak…

  • Arca dan segala citra Tuhan..

    om swastyastu… di dalam menjalani segala apa-apa yang disuarakan kepada Beliau sang Khalik… maka manusia khususnya dalam tuntunan pemahaman Hindu, paling tidak memiliki berbagai variasi dalam memujaNya… tiada terbantahkan di suatu sisi, dogma mengajarkan agar Beliau tidak direndahkan sebagaimana diceritakan dalam arca dan citra Tuhan yang lain… tapi apa dapat dikatakan, jika manusia memiliki segala…

  • Japa sebagai sarana Moksa di jaman kali..

    beberapa minggu ini …saya sebagai saya..selalu tertakdirkan untuk mencari apatah suatu arti IA… sang Laksana Jiwa Yang saya yakini sebagai pengkarya alam semesta.. misalkan saja sebagai jalan jnana yang dikatakan sebagai jalan yang terjal dan penuh liku untuk memahami bagaimana NYA ada… sampai pada waktu bahwa tersingkirkan diri bahwa sedalam-dalamnya IA dan bisa terjebak pada…

  • Perempuan Bali pada masa

    … Dimanakah ia suatu masa.. bahwa seorang ibu bersama dengan,.. bayinya digendongnya oleh .. sebuah tangan dan yang lainnya… merangkai daun kelapa ….. setiap detik dan waktu.. menelaah waktu tuk rayakan.. suatu hari kebesaran .. .. Beliau semata… Tiada balutan gincu.. tiada rangkuman bedak.. tuk letakkan kecantikan luar… namun semua tau..bahwa ia… adalah hati terdalam…

  • Ayo kita buat mercu suar dunia??

    kumandangkan pancasila wahai pemilik rasa… hanya dia penguasa dunia fana… peranglah melawan asing wahai nusa…. karena mereka telah rebut mandiri kita…. pariwisata biarlah hanya budaya… jangan mau jadi budak mereka… asing-asing di negeri kita… peranglah jawabannya…karena mereka dah rampok kita… memang aku rasis… karena kalian adalah manusia unggul saudaraku… pemilik rasa itu… jadi tegakkan kepalamu…